JURNALSUKABUMI.COM – Massa Forum Cidahu Bersatu (FCB) dijadwalkan menyampaikan aspirasi kepada PT ORO KINO pada Senin (31/08/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Koordinator Aksi, E. Suherlan mengatakan, FCB membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan dan kondisi wilayah Cidahu.
Adapun sejumlah tuntutan yang disuarakan di antaranya:
- Menolak perusahaan yang melintasi ruas Jalan Cidahu dengan kendaraan yang tidak sesuai kapasitas tonase jalan.
- Menolak perizinan yang dinilai tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta tidak memperhatikan kearifan lokal di wilayah Cidahu.
- Menuntut kejelasan tanggung jawab sosial perusahaan terkait dugaan pelanggaran yang terjadi.
“Tiga tuntutan poin itu akan kami sampaikan ke pihak perusahaan. Dan kini kami masih mediasi di dalam,” singkatnya.
Aksi yang sebelumnya direncanakan berlangsung secara damai tersebut kemudian berubah menjadi audiensi antara perwakilan FCB dengan pihak perusahaan.
Namun, di tengah berlangsungnya audiensi, wartawan Jurnalsukabumi.com yang hendak masuk ke area perusahaan untuk melakukan konfirmasi terkait perubahan aksi menjadi audiensi justru mendapat penolakan dari petugas keamanan atau satpam yang berjaga di pintu gerbang.
Akibatnya, jurnalis terpaksa menunggu di luar area perusahaan dan tidak dapat memantau secara langsung jalannya pertemuan antara perwakilan FCB dengan pihak PT ORO KINO.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak keamanan maupun manajemen PT ORO KINO mengenai alasan jurnalis tidak diperkenankan masuk ke area perusahaan untuk melakukan peliputan.
Sementara itu, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan terkendali.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan













Komentar