Kisah Kang Ilus, Perajin Gelang Simpay Ciptamulya Usai Kebakaran

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah kobaran api yang meluluhlantakkan Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, bukan hanya rumah warga yang hilang. Sejumlah harapan dan hasil kerja keras para perajin tradisional ikut berubah menjadi abu.

Salah satunya dialami Sulisna (40) atau yang akrab disapa Kang Ilus. Selama hampir 12 tahun, ia menggantungkan hidup dari membuat gelang simpay, kerajinan tangan khas Kasepuhan yang dibuat dari serat atau rotan alam.

Namun, kebakaran yang terjadi pada 25 Juli 2026 lalu memutus sementara perjalanan panjangnya sebagai perajin. Rumah, bahan baku, stok gelang jadi, hingga pesanan yang sudah siap dikirim seluruhnya ikut terbakar.

Kang Ilus masih mengingat jelas saat dirinya berusaha membantu memadamkan api yang melahap rumah-rumah warga. Namun, kobaran api yang semakin besar membuat upaya penyelamatan barang-barang tidak lagi memungkinkan.

“Saat itu saya menolong memadamkan api dulu, ternyata sudah tidak bisa tertolong. Ketika pulang ke rumah, api sudah ada di rumah. Jadi bahan yang sudah jadi gelang, bahan yang belum jadi, semuanya habis dilalap api,” ujar Kang Ilus, Minggu (2/8/2026).

Tidak hanya hasil produksi di rumah, galeri tempat menyimpan berbagai kerajinan juga ikut menjadi korban. Beragam karya seperti gelang, ikat, hingga perlengkapan batik tulis yang digunakan untuk edukasi masyarakat tak tersisa.

Yang paling membuat Kang Ilus terpukul adalah pesanan gelang simpay yang sudah selesai dibuat dan tinggal menunggu proses pengiriman.

Gelang-gelang tersebut rencananya akan dikirim kepada pelanggan di Jakarta. Namun, sebelum sampai ke tangan pembeli, seluruh pesanan itu lebih dulu hangus dalam peristiwa kebakaran.

“Pesanan itu sudah lumayan banyak. Yang belum dikerjakan juga masih ada, yang sudah siap antar pun sudah banyak. Kalau dihitung sekitar Rp500 sampai Rp600 ribu yang mau dikirim ke Jakarta, tapi akhirnya tidak jadi karena semua gelang terbakar,” katanya.

Bagi Kang Ilus, gelang simpay bukan sekadar barang dagangan. Kerajinan tersebut merupakan bagian dari tradisi masyarakat Kasepuhan yang diwariskan dan terus dijaga oleh para perajin lokal.

Sebelum musibah terjadi, terdapat sekitar lima orang perajin gelang simpay yang masih aktif membuat kerajinan ketika mendapat pesanan. Namun kini aktivitas produksi harus berhenti sementara karena sebagian besar peralatan dan tempat usaha ikut musnah.

“Semua pengrajin di sini kena dampak. Kami belum bisa produksi lagi. Jangankan membuat gelang, rumah saja sudah tidak punya,” ungkapnya.

Kang Ilus berharap ada perhatian dan dukungan agar para perajin dapat kembali bangkit. Menurutnya, bantuan tidak hanya dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk menghidupkan kembali kerajinan tradisional yang menjadi identitas Kasepuhan Ciptamulya.

“Kami berharap ada yang memperhatikan tentang kerajinan ini, baik untuk alat-alatnya maupun kebutuhan lainnya. Mudah-mudahan ada yang membantu agar kami bisa kembali berkarya,” tuturnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

AKBP Benny Cahyadi Kagum Sambutan dan Antusiasme Masyarakat Sukabumi Siap Bersinergi
Ketua DPRD Budi Azhar: AKBP Benny Cahyadi Bawa Semangat Baru untuk Kabupaten Sukabumi
Hergun Gelar Haul H. Maman Suparman Bertepatan Hari Kelahiran, 600 Anak Yatim Terima Santunan
AKBP Benny Cahyadi Mulai Bertugas, Polres Sukabumi Sambut Nahkoda Baru
Soal Dualisme KNPI Palabuhanratu, H. Junajah Kenang Masa Kepemimpinannya: Dulu Hanya Satu
Wabup Andreas Traktir Warga Cilok Usai Resmikan Jembatan di Cibadak
Melihat Langsung Ciptamulya, Iman Adinugraha Dorong Pemulihan Kampung Adat
Rezal Pimpin KNPI Palabuhanratu, Gilang Targetkan Organisasi Lebih Progresif

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kisah Kang Ilus, Perajin Gelang Simpay Ciptamulya Usai Kebakaran

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:56 WIB

AKBP Benny Cahyadi Kagum Sambutan dan Antusiasme Masyarakat Sukabumi Siap Bersinergi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:58 WIB

Ketua DPRD Budi Azhar: AKBP Benny Cahyadi Bawa Semangat Baru untuk Kabupaten Sukabumi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:33 WIB

Hergun Gelar Haul H. Maman Suparman Bertepatan Hari Kelahiran, 600 Anak Yatim Terima Santunan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:01 WIB

AKBP Benny Cahyadi Mulai Bertugas, Polres Sukabumi Sambut Nahkoda Baru

Berita Terbaru