JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Tapos, Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi mengulas perubahan drastis kondisi lahan di wilayahnya. Hamparan sawah luas dengan pasokan air yang melimpah kini hanya menyisakan kenangan.
Pasalnya, puluhan tahun berlalu, lokasi tersebut kini berubah menjadi padang rumput yang tandus dan tidak lagi dimanfaatkan untuk pertanian padi.
“Dulu di sini merupakan lumbung padi warga. Bahkan, saluran irigasi mengalir deras mengairi setiap petak sawah, sehingga panen padi selalu berlimpah setiap musimnya,” ujar Hendra (42) salah satu warga, Selasa (21/7).
Namun kata dia, “Bahkan kami bisa menanam padi dua kali hingga tiga kali dalam setahun. Sekarang? Air sudah tidak mengalir, salurannya rusak terbengkalai, dan tanahnya hanya tumbuh rumput liar,” lirihnya.
Masih kata Hendra, perubahan ini disebabkan beberapa faktor utama, kerusakan saluran irigasi yang tidak diperbaiki, penurunan muka air tanah, serta perubahan tata guna lahan yang tidak terencana. Akibatnya, tanah kehilangan kesuburan dan tidak bisa lagi ditanami tanaman padi.
Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan melakukan peninjauan, memperbaiki sistem pengairan, dan merencanakan pemulihan lahan agar bisa kembali produktif.
”Sayang sekali jika tanah seluas ini hanya dibiarkan begitu saja. Jika saluran air kembali berfungsi, kita bisa mengembalikannya menjadi sawah lagi untuk kesejahteraan bersama,” imbuhnya.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan











