JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah yang telah membusuk hingga sebagian besar tinggal kerangka di kawasan hutan jati, Kampung Cikiray, Desa Sagaranten, Senin (13/7/2026).
Penemuan tersebut bermula saat warga mencium aroma menyengat dari balik semak belukar di area kebun jati sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah ditelusuri, warga menemukan sesosok jenazah dalam kondisi membusuk.
Salah seorang warga, Adan, mengatakan bau menyengat sudah tercium sejak mendekati lokasi penemuan.
“Baunya menyengat. Posisinya itu di dalam kebun jati,” ujarnya.
Lokasi penemuan berada di kawasan yang relatif sepi dan berjarak sekitar 100 meter dari jalan alternatif menuju Cidadap. Jalur tersebut menjadi akses penghubung yang kerap digunakan warga untuk menghindari pusat keramaian.
“Itu jalan baru menuju Cidadap. Lokasinya berada di area kebun jati,” katanya.
Untuk memudahkan proses evakuasi, warga bersama petugas meratakan jalan tanah di sekitar lokasi agar kendaraan dapat mendekati tempat kejadian.
Meski kondisi jenazah sudah rusak dan sebagian besar tinggal tulang belulang, warga menduga korban berjenis kelamin perempuan. Dugaan itu muncul berdasarkan ciri-ciri yang masih ditemukan di lokasi, di antaranya rambut yang masih tersisa serta pakaian berupa sweter berwarna merah.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Sagaranten bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan.
Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Berdasarkan laporan awal, kondisi jasad diperkirakan telah berada di lokasi selama sekitar satu bulan.
“Iya betul, kami sudah mendapatkan informasi dan laporan dari Kasi Trantib terkait adanya penemuan mayat tersebut. Lokasinya di kebun jati daerah Cikiray, Desa Sagaranten. Kondisinya diperkirakan sudah satu bulan membusuk di sana,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, petugas kepolisian bersama tim medis masih melakukan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara. Identitas korban maupun penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












