BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa yang Ditunggangi Politik Praktis

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyatakan sikap menolak segala bentuk penungangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Organisasi tersebut menegaskan gerakan mahasiswa harus tetap independen dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran pers yang diterima media, menyusul dinamika aksi mahasiswa yang berkembang belakangan ini.

Dalam pernyataannya, BEM Bersatu menilai sejumlah aksi mahasiswa mulai kehilangan arah karena dinilai minim kajian, lemah argumentasi, serta tidak memiliki substansi tuntutan yang jelas.

“Kami menolak segala bentuk penungangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan,” demikian bunyi pernyataan sikap BEM Bersatu, dikutip dalam keterangan resminya, Selasa (16/6).

BEM Bersatu juga menyoroti prioritas isu yang diangkat dalam sejumlah aksi. Menurut mereka, perhatian publik seharusnya lebih diarahkan pada persoalan mendasar masyarakat.

Organisasi tersebut menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dampak langsung terhadap pemenuhan gizi dan kesejahteraan masyarakat, meskipun pelaksanaannya tetap perlu dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan akuntabel.

Selain itu, BEM Bersatu menyampaikan dugaan adanya keterlibatan aktor politik praktis dalam sejumlah gerakan mahasiswa. Dalam siaran persnya, mereka mengaitkan sejumlah nama dan jaringan politik tertentu.

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan belum terdapat tanggapan maupun klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan tersebut terkait dugaan yang disampaikan BEM Bersatu.

BEM Bersatu juga menolak narasi krisis yang dinilai tidak berbasis data utuh karena berpotensi mengalihkan perhatian publik dari agenda pemberantasan korupsi.

Selain itu, mereka menyinggung adanya dugaan pemanfaatan aksi mahasiswa oleh pihak luar, sebagaimana diklaim telah diklarifikasi oleh sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Sebagai bagian dari sikap organisasinya, BEM Bersatu menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni sterilisasi gerakan mahasiswa dari intervensi politik praktis, dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis dengan perbaikan tata kelola, serta dukungan terhadap pengusutan kasus korupsi tanpa pandang bulu.

BEM Bersatu menegaskan akan terus mengawal kemurnian gerakan mahasiswa agar tetap independen, berpihak kepada rakyat, dan bebas dari intervensi elite politik.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 
Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
Satgas Pamtas Yonarmed 13 Gencarkan Edukasi Hukum, Warga Perbatasan Serahkan Sisik Trenggiling
Kunjungi Polres Sukabumi, Kapolda Jabar Bicara Strategi Baru Hadapi Keresahan Masyarakat
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
PERADI Profesional, Misyal B. Achmad Jadi Penggerak Penguatan Organisasi
Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Heri Gunawan Harapkan Penegakan Hukum Semakin Berintegritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WIB

Ekonomi Lemah Masuk Desil Tinggi, Potret Data Tak Lagi Sesuai Realitas di Sukabumi 

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Dari Surade ke Panggung Asian Games 2026, Siti Dalfa Bawa Jaipong Sukabumi ke Jepang

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Rabu, 16 September 2026 - 17:39 WIB

Satgas Pamtas Yonarmed 13 Gencarkan Edukasi Hukum, Warga Perbatasan Serahkan Sisik Trenggiling

Selasa, 15 September 2026 - 13:36 WIB

Kunjungi Polres Sukabumi, Kapolda Jabar Bicara Strategi Baru Hadapi Keresahan Masyarakat

Berita Terbaru