JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, Andreas menghadiri Haul Akbar ke-5 Guru Besar Pondok Pesantren Al-Kholiliyah, KH. M. Yusuf Mubarok di Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Sabtu Malam (24/5/2025).
Ratusan santri hingga warga menyambut antusias kegiatan tahunan yang di gelar di Masjid Jami Al-Kholiliyah itu. Apalagi, dihadiri langsung orang nomor dua di kabupaten terluas kedua se-Jawa Bali ini.
Dalam sambutannya, Wabup mengatakan, pentingnya momentum haul sebagai sarana mengenang jasa para tokoh agama, sekaligus meneladani perjuangannya nilai-nilai yang diwariskan.
“Peringatan haul ini merupakan ruang untuk kita belajar dari sejarah dan meneladani perjuangan ulama. Terkhusus malam ini, doa kita kirimkan teruntuk guru kita semua KH. Yusuf Mubarok,” ungkapnya.
Andreas mengulas, peran vital pesantren khususnya dalam sejarah perjuangan bangsa tak bisa dilupakan. Karena dunia pesantren telah menjadi fondasi kokoh dalam membentuk karakter bangsa, serta jembatan harmoni antara ulama dan pemerintah.
“Pesantren merupakan media pemersatu bangsa. Para sesepuh kita telah membuktikan bahwa perjuangan ulama tidak bisa dilepaskan dari sejarah kemerdekaan dan pembangunan Indonesia,” terangnya.
Wabup berharap keberadaan Yayasan Al-Kholiliyah Sukatani, yang dikenal sebagai salah satu pesantren tertua di wilayah Parakansalak, dapat terus menjadi penjaga kerukunan umat beragama dan pilar stabilitas sosial di Kabupaten Sukabumi.
“Mudah-mudahan pesantren ini terus menjadi pelita di tengah masyarakat, menjaga toleransi, dan mempererat kebersamaan lintas elemen,” tutupnya.
Redaktur: Ujang Herlan






