Kronologi Pelajar Selamat dari Sambaran Petir di Cisaat

Kamis, 7 November 2024 - 19:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pelajar inisial DF (17) dilarikan ke rumah sakit, setelah terkena efek sambaran petir. Insiden itu terjadi Kampung Selaawi, RT. 03/RW 01, Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (07/11/2024).

Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 WIB, bermula saat korban bersama 15 orang temannya tengah bermain menerbangkan burung merpati di sekitar area persawahan.

“Dikarenakan cuaca sedang mendung dan mau hujan, tiba tiba ada petir menyambar area tersebut,” kata Ade dalam keterangannya.

Korban diduga terkena efek sambaran petir atau tidak langsung tersambar mengenai korban. Diketahui juga korban saat kejadian sedang memegang handphone.

“Setelah itu, korban seketika pingsan di lokasi kejadian dan kemudian teman korban memberitahukan hal tersebut kepada warga sekitar dan pihak keluarganya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, korban kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Betha Medika Cisaat, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas Kepolisian dari Polsek Cisaat, Polres Sukabumi Kota, langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengecek kondisi korban dan memeriksa saksi-saksi.

“Kami mengetahui hal ini, berdasarkan informasi dari masyarakat melalui telepon seluler kepada anggota Polsek Cisaat,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan, diketahui pada kondisi fisik korban tidak didapati luka bakar, baik di tubuh maupun pakaian korban. Hanya saja, terdapat luka memar ringan di bagian dada.

“Kondisi terakhir tadi sore, diketahui bahwa korban sudah siuman. Namun, masih dalam keadaan kesakitan, dan masih dalam pemeriksaan dan penanganan tim medis lebih lanjut,” ungkapnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru