JURNALSUKABUMI.COM – Healthy Cities Summit (HCS) 2024 yang digelar di Kabupaten Sukabumi selama empat hari sukses diselenggarakan dan meninggalkan kesan positif bagi para peserta dan penyelenggara.
Direktur Utama PT BINA Barokah Sejahtera Barokah Organizer, Rizal Bahtiar Al Hasanik, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut, meskipun mengakui masih terdapat beberapa kekurangan yang wajar dalam pelaksanaan acara sebesar ini.
“Alhamdulillah untuk acara Healthy Cities Summit ini sudah 4 hari ya, berjalan sampai besok mereka check out, alhamdulillah acara berjalan lancar walaupun mungkin masih banyak kekurangan-kekurangan yang pastinya ada. Tidak ada yang sempurna,” ujar Rizal, Rabu dinihari (31/7/2024).
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh penyelenggara adalah menangani peserta dari berbagai daerah yang belum familiar dengan kondisi di Sukabumi. Menurut Rizal, timnya harus banyak menjelaskan mengenai kondisi setempat kepada para peserta agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan baik selama acara berlangsung.
Namun demikian, antusiasme peserta tetap tinggi hingga penutupan acara. Rizal menyebutkan bahwa meskipun para peserta merasa lelah setelah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti kunjungan ke objek wisata dan fasilitas kesehatan, mereka tetap menunjukkan kebahagiaan dan kepuasan dengan turut serta dalam sesi joget-joget di akhir acara.
“Alhamdulillah sangat antusiasme sampai di penutupan mereka juga sampai joget-joget ya, walaupun mereka capek tadi itu, ada yang ke Situ Gunung, ada yang ke Rumah Sakit, Alhamdulillah mereka happy. Di penutupan ini sebagai bukti mereka juga mungkin merasakan kepuasan untuk acara ini,” tambah Rizal.
Terkait fasilitas akomodasi, Rizal menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan hotel-hotel di Palabuhanratu untuk memastikan kenyamanan peserta. Semua hotel telah melalui pengecekan oleh dinas kesehatan dan penyortiran oleh tim EO untuk memastikan standar yang sesuai.
“Alhamdulillah kalau untuk fasilitas akomodasi kami juga menyiapkan, pasatel juga, kemudian juga fasilitas akomodasi yang kita kerjasamakan dengan hotel-hotel terkait juga sudah dilakukan pengecekan oleh dinas kesehatan,” jelasnya.
Rizal juga mengapresiasi respons cepat dari tim medis yang selalu siaga selama acara berlangsung. Penanganan kesehatan dilakukan secara responsif oleh tim medis yang tersedia di venue utama dan di hotel-hotel tempat peserta menginap.
“Penanganannya Alhamdulillah Responsif dari Dinas Kesehatan dan langsung dicek juga oleh tim dokter juga saat itu,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Rizal menilai bahwa tugas utama EO selama acara ini adalah memastikan kelangsungan acara di venue utama, memfasilitasi akomodasi peserta, serta mengatur transportasi dan kunjungan ke berbagai lokasi di Sukabumi.
“Tupoksi Eo kami menghandle di venue utama, memfasilitasi hotel peserta berbayar, satel transportasi, satel ke hotel, visitasi tatanan dan sity tour,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan






