Plafon Sebuah Masjid di Gegerbitung Ambruk Dampak Gempa Garut M 6,5

Minggu, 28 April 2024 - 02:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gempabumi berkekuatan magnitudo (M) 6,5 terjadi di Kabupaten Garut pada Sabtu (27/04/2024) pukul 23.29 WIB. Mengutip Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) parameter update gempabumi M 6,2.

Pusat gempa berada pada koordinat 8,39 LS: 107,11 BS berlokasi di laut pada jarak 156 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Garut, Jawa Barat dengan kedalaman 70 kilometer. Dampak getaran dirasakan hingga kota/Kabupaten Sukabumi.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecatan (P2BK) Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.Ofieq menyampaikan, akibat gempa tersebut plafon atau atap sebuah masjid di Kampung Datardangdeur RT. 06/03 dilaporkan ambruk.

“Untuk data sementara Plafon Masjid Attaqwa dengan luas masjid 7 kali 3 meter semuanya ambruk,” ujar Ofieq dalam keterangan tertulis, pada Minggu (28/04/2024) dini hari.

Dia mengatakan, tak ada korban luka maupun jiwa yang terdampak gempa tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan assesmen atau monitoring wilayah lainnya.

Dia juga mengimbau agar warga tetap waspada dan tidak panik akan cuaca buruk yang terjadi belakang ini.

“Kondisi saat ini plafon yang ambruk sementara belum dibersihkan. Harap selalu waspada di tengah cuaca buruk yang sedang terjadi,” imbuhnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru