DPPKB Gelar Harganas Bertemakan Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju

Kamis, 28 September 2023 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi Menggelar puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 2023 serta kegiatan penguatan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Villa Baskom, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kamis (28/9/2023).

Acara puncak Harganas ini dihadiri Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan dihadiri sekitar 1.030 orang penggerak KB se-Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris DPPKB Kabupaten Sukabumi, Tia Fatimah menjelaskan pihaknya akan terus berkomitmen dalam meningkatkan program Bangga Kencana yang merupakan salah satu Program DPPKB Kabupaten Sukabumi.

“Acara ini mengusung tema menuju keluarga bebas stunting untuk Indonesia maju,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, akan meningkatkan kesejahteraan dan menjadikan keluarga sebagai sandaran pembangunan serta berfokus mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Semoga peringatan Harganas ini dapat meningkatkan semangat kebersamaan menuju keluarga bebas stunting untuk Indonesia maju,” Harapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Sukabumi menjelaskan, bahwa momentum Harganas harus dijadikan ajang sosialisasi dan optimalisasi peran kader KB dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Sukabumi.

Kasus stunting kini masih cukup tinggi sehingga menjadi ancaman serius dalam menciptakan generasi bangsa yang berkualitas.

“Penyuluh yang ada di Kabupaten Sukabumi ini berjumlah sekitar 700 orang. Personil tersebut untuk menyentuh pelayanan kepada masyarakat secara langsung,” tegasnya.

Masih ada target besar untuk capai angka stunting 14 persen pada 2024  karena itu seluruh kader yang tersebar di seluruh desa dapat memberikan pemahaman secara penuh terhadap masyarakat atau keluarga untuk mencegah pemicu terjadinya stunting.

“Keluarga adalah tonggak pertama yang harus bisa mencegah terjadinya stunting, berikan keyakinan kepada masyarakat akan pencegahan sejak sebelum perkawinan sampai seribu hari fase kehidupan,” terangnya.

Reporter: Yandi Candra | Redaktur: AA Rohman 

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB