JURNALSUKABUMI.COM – Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukaraja, BPBD Kabupaten Sukabumi mengevakuasi ular sanca jenis python, yang sempat meresahkan warga di Kampung Kutamaneuh Kecamatan Gunungguruh, Kota Sukabumi.
Ular sanca yang ditemukan di area pabrik tahu tersebut, mulanya ditemukan seorang pegawai sekira pukul 17.00 WIB pada Minggu (02/07/2023).
P2BK Sukaraja, Yuda Ahmad Fahreza mengatakan, penemuan ular diprediksi menjadi habitat ular karena lingkungan yang lembab dan banyak pepohonan bambu di sekitar sungai.
“Kalau dilihat ada potensi ular lainnya karena tempatnya lumayan cukup rimbun juga, ular sanca seperti ini sekali bertelur banyak, apalagi udah jadi induk,” jelas Yuda saat dikonfirmasi, Senin (03/07/2023).
Meskipun tak ada kendala saat proses evakuasi, namun kondisi ular tersebut cukup agresif. Menurutnya, ular itu diprediksi dalam kondisi lapar.
“Itu ular kayaknya udah makan sekitar 2 minggu lalu, makanya geraknya cukup agresif. Kalau sudah makan biasanya pelan, dia cuma istirahat aja, dua kan aktif di malam hari,” tutur dia.
Semntara, pemilik pabrik, Enpa Novita (38) menuturkan, sebelumnya dia kehilangan lima ekor hewan ternak unggas yaitu tiga ekor angsa dan dua ekor bebek.
Bahkan kata dia, penemuan ular ini bukan kali pertama. Sebelumnya warga juga sempat mendapati ular kobra di lokasi tersebut.
“Iya memang cukup sering, kalau cuaca panas disini sering muncul ular,” ungkapnya.
Lebih lanjut, saat ini ukar tersebut rencananya akan diserahkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi untuk ditindaklanjuti.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












