Jaga Inflasi Harga Pangan Daerah, Dinas Ketahanan Pangan Kab Sukabumi Gencarkan GPM

Kamis, 22 Juni 2023 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang direncanakan akan diselenggarakan di Taman Kota Desa Karangtengah Kecamatan Cibadak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Hari Riyadi melalui Kabid Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, Nany Julijanti mengatakan, Gerakan Pangan Murah yang rencananya akan diselenggarakan selama dua hari itu mulai Senin 26 Juni sampai Selasa 27 Juni 2023.

Kegiatan ini akan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi dengan melibatkan dinas terkait, untuk pemasaran pangan strategis yang mempengaruhi inflasi daerah.

“Iya, mulai dari beras, bawang merah, bawang putih, cabe, gula, minyak, telur, daging ayam, daging sapi serta didukung oleh berbagai macam sayuran,” kata Nany melalui sambungan telepon pada Kamis (22/06/2023).

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini sembako atau harga pangan di pasaran mengalami fluktuasi atau harganya naik turun. “Nah, itu pengendalian inflasi kita jaga. Salah satunya melakukan ini gerakan pasar murah,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut pihaknya memasarkan kepada masyarakat dengan harga dibawah pasar. Untuk pengadaan komoditi yang dipasarkan, berasal dari distributor, poktan-poktan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Nany menambahkan, Gerakan Pasar Murah ini sangat penting dilakukan untuk memberikan kemudahan akses pangan yang murah bagi masyarakat.

“Kalau di poktan beras langsung busa, ada di petani, panen bawang merah kita langsung beli ke petani juga. Sehingga, harganya bisa di bawah pasar,” pungkasnya.

Menurutnya pangan strategis yang dipasarkan pada Gerakan Pasar Murah ini, harganya dibawah pasar. Untuk itu, ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya bisa mendapatkan akses pangan dengan harga yang murah.

“Jadi, keterjangkauannya bisa tercapai oleh masyarakat dan pengendalian inflasinya bisa dikendalikan oleh Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB