Hilang Delapan Hari, Bocah Perempuan Asal Sukalarang Ditemukan di Rumah Kosong

Rabu, 9 November 2022 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang bocah perempuan berinisial A (14) warga asal Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi ditemukan di sebuah rumah kosong. Ia sempat hilang sejak Selasa 1 November 2022 atau selama delapan hari, pihak keluarga pun melaporkan ke Polisi dan menyebar poster anak hilang di media sosial.

Kapolsek Sukalarang, AKP Asep Jenal Abidin, mengatakan, A dilaporkan hilang oleh ibunya yang berinisial I (69) pada Selasa 8 November 2022 sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi dan hasil penyelidikan dalam waktu 11 Jam, A akhirnya bisa ditemukan oleh pihak Kepolisian di daerah perbatasan Sukabumi-Cianjur.

“Setelah adanya laporan kami melakukan pencarian dengan berdasarkan informasi dari hasil penyelidikan akhirnya sekitar pukul 21.00 WIB kita bisa menemukannya di rumah kosong,” kata Asep saat dikonfirmasi, pada Rabu (9/11/2022)

Asep menuturkan, anak perempuan itu pergi meninggalkan rumah setelah dimarahi kakak kandungnya. Selama delapan hari hilang, A mengaku pergi bermain dan bergabung bersama anak jalanan.

“Pada saat keluar rumah (kabur) menggunakan kemeja kotak-kotak warna hitam putih dan menggunakan celana jeans panjang warna abu-abu,” ujar dia.

Saat ini, remaja berusia 14 tahun yang hilang selama delapan hari itu sudah dijemput oleh pihak Keluarganya dan dari pihak perwakilan Kantor Desa setempat. “Sudah (pulang) semalam keluarganya bersama orang Desa menjemput ke sini, Kantor Polisi,” pungkasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru