Kebakaran Pasar Lettu Bakri Sukabumi: 116 Kios dan 21 Toko Terbakar

Sabtu, 3 September 2022 - 21:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 116 kios dan 21 toko hangus akibat kebakaran pasar tradisional di Jalan Lettu Bakri, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Sabtu (3/9/2022). Kebakaran mulai terjadi sekira pukul 18.30 WIB.

Jumlah tersebut kemungkinan masih bertambah karena petugas masih melakukan perhitungan hingga saat ini.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Sudrajat, mengatakan bahwa sekira pukul 20.40 WIB api berhasil dipadamkan.

 

“Anggota sudah balik kanan ke Mako (Markas Komando) berarti sudah selesai pendinginan juga. Untuk sumber api belum diketahui, entah darimana tahu-tahu besar. Mungkin dari pihak kepolisian itu mah (yang akan melakukan penyelidikan, red), kalau tugas Damkar hanya mematikan saja,” ujar Sudrajat dalam keterangannya.

Sudrajat menerangkan, bahwa untuk perhitungan sementara, terdapat 21 toko dan 116 lapak kios yang terbakar pada peristiwa tersebut.

“Untuk masalah kerugian materil, kita belum bisa menghitung karena terlalu banyak. Korban jiwa alhamdulillah tidak ada karena kegiatan jual beli di pasar tersebut hanya sampai jam 16.00-17.00 WIB, selepas itu pasar sudah tidak ada pedagang, kosong,” tutur dia.

Lanjut dia, jumlah total kendaraan pemadam kebakaran yang diturunkan sebanyak 9 unit yang terdiri dari Damkar Kota 6 unit dan Damkar Kabupaten 3 Unit, serta kendaraan ambulans dan BPBD.

Sementara itu Kapolsek Warudoyong, Kompol Budi Setiana, mengatakan api diduga berasal dari kios yang berjualan kelapa. Api tiba-tiba membesar dan membakar kiosnya tersebut.

Lalu api dengan cepat menjalar dan membakar kios lainnya sehingga terjadi kebakaran hebat. “Dugaannya api berasal dari korsleting listrik,” pungkas Budi.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru