Diserang Gerombolan Geng Motor, Sopir Angkot di Sukabumi Luka Parah

Jumat, 19 Agustus 2022 - 12:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pengemudi angkutan kota (angkot) jurusan Pasar Pelita-Terminal Sukaraja mengalami luka cukup parah pada bagian wajahnya akibat pecahan kaca mobil dari lemparan batu yang diduga dilakukan oleh gerombolan geng motor.

Insiden yang dialami Korban Zakaria (52) warga Kampung Babakan Ranji, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi itu terjadi di Pintuhek, Jalan RA Kosasih, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (19/8/2022).

Menurut Zakaria, bahwa kejadian tersebut terjadi ketika dirinya sedang mengangkut penumpang membawa sayuran menuju Pasar Pelita Kota Sukabumi.

“Saya sedang berjalan pelan, tiba-tiba ada 3 motor yang dikendarai oleh 4 orang menyerang saya. Motor pertama kayanya motor besar seperti NMax, dikendarai oleh satu orang, melemparkan batu yang dibungkus dengan benda keras lainnya dalam satu kantong ke kaca depan mobil sehingga pecah,” ujar Zakaria kepada jurnalsukabumi.com.

Lalu motor kedua, lanjut Zakaria, dikendarai satu orang dengan mengacung-acung senjata tajam jenis celurit yang berukuran besar. Dan motor ketiga dikendarai oleh dua orang yang mengikuti 2 motor di depannya. Setelah melakukan aksi penyerangan ketiga motor tersebut kabur ke arah berlawan menuju Ciaul.

“Saya yang mengalami luka robek pada bagian batang hidung dan mata, membuat darah mengucur membasahi muka dan badan, lalu saya diberi tisu oleh pedagang bandros yang berada tepat di depan lokasi kejadian. Tidak lama ada rekan sesama sopir yang membawa saya ke Bunut (RSUD R Syamsudin SH) dengan angkotnya dan angkot saya ditinggal di lokasi kejadian,” tambah dia.

Zakaria mengungkap, dirinya mendapatkan pengobatan dengan dicuci pada bagian lukanya dan lalu diperban oleh petugas medis. “Setelah itu saya mengambil mobil di lokasi kejadian dan pulang ke rumah di Kebonpedes. Atas kejadian tersebut, keluarganya pun syok,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandi mengungkap, mendapatkan kabar adanya penyerangan tersebut dari istri korban, yang menghubunginya lewat aplikasi perpesanan. Setelah mendapat laporan itu, ia pun mendatangi rumah korban.

“Ketika saya lihat lukanya parah, lalu saya bawa kembali ke puskesmas untuk dilakukan pengobatan kembali dengan menjahit luka yang sobek, namun korban tidak mau akhirnya hanya tindakan buka perban dan pembersihan darah yang ada pada lukanya,” singkat Dadan.

Terpisah, “Hari ini Polsek Cikole lakukan pengecekan terhadap laporan warga mengenai peristiwa dugaan pengrusakan satu unit mobil angkot di Jalan Ahmad Yani Cikole. Kami juga mengecek keadaan sopir angkotnya yang mengalami luka pada bagian muka akibat terkena pecahan kaca mobilnya,” ujar Kompol Nanang kepada wartawan.

Lanjut dia, dari keterangan saksi, peristiwa pengrusakan mobil angkot ini terjadi tadi pagi sekitar jam 03.30 WIB. Saat itu, sopir angkot Trayek 01 Sukaraja-Sukabumi, Zakaria (52) sedang membawa seorang penumpang dari arah Sukaraja mengarah Kota Sukabumi.

Lanjut dia, setibanya di depan toko Taco di Jalan Ahmad Yani Cikole berpapasan dengan seorang pengendara sepeda motor yang diduga melemparkan es batu yang dibalut dengan kain ke arah kaca depan mobil hingga mengakibatkan kaca depan pecah dan pecahan kacanya mengenai sopir yang mengakibatkan luka pada bagian muka.

“Masih kami dalami. Sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut masih dimintai keterangan,” tandasya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Berita Terbaru