Simak! Begini Skema Pelayanan Klinik Fertilitas dan WA Center RSUD R Syamsudin SH

Selasa, 2 Agustus 2022 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – RSUD R Syamsudin SH (Bunut) belum lama ini meresmikan fasilitas dan layanan baru, yaitu klinik Fertilitas dan Whatsapp (WA) Center Halo Bunut. Layanan tersebut ditujukan untuk kemudahan akses informasi bagi pasien yang hendak melakukan perawatan kesehatan.

Dokter Arief Solehudin spesialis Sp.Og menjelaskan skema fasilitas kesehatan yang akan diterima pada pelayanan klinik Fertilitas. Dia mengatakan, layanan tersebut umumnya dilakukan untuk mempermudah terjadinya kehamilan pada pasangan suami istri (pasutri).

“Jadi pelayanan ini biasanya dilakukan, kalau pasangan suami istri yang sudah menikah minimal satu tahun. Dengan melakukan berhubungan suami istri yang teratur  seminggu dua atau tiga kali hubungan, dan tidak menggunakan kontrasepsi dan tidak kunjung hamil,” kata Arief saat ditemui Jurnalsukabumi.com di RSUD Bunut, Selasa (2/8/2022).

Menurutnya, sebagian besar wanita sekitar 80 persen yang telah menikah akan mengalami kehamilan dalam kurun waktu satu tahun. Apabila proses hubungan seksual bersama pasangan, dilakukan secara teratur.

Namun, jika dalam waktu tersebut tidak kunjung membuahkan hasil, ia menyarankan agar segera dilakukan pemeriksaan.

“Kalau sudah lewat dari 1 tahun dia harus memeriksakan diri. Berarti dia ada sesuatu, semakin cepat kita deteksi semakin bisa mengatasinya. Layanan di Bunut sekarang sudah bisa kita lakukan untuk menyelesaikan kendala tujuan kehamilan tersebut,” jelasnya.

Lanjut dia, pada prosesnya akan mendapatkan beberapa tindakan medis bergantung pada tingkat permasalahan yang dialami pasien. Sampai tindakan terakhir, seperti program bayi tabung.

Pemeriksaan akan dilakukan kepada kedua pasangan, baik itu istri maupun suami guna mengetahui sebab pasti apabila terdapat kendala dalam menghasilkan kehamilan.

“Bayi tabung itu endingnya kalau dia sudah sulit punya anak atau banyak sumbatan atau ada indikasi tertentu. Kendala umum yang paling sering terjadi itu, pertama ada masalah pada laki-laki. Seperti gerak sperma menuju sel telur yang lambat,” tutur Arief.

Ataupun permasalahan lain yang terjadi pada calon ibu, seperti terjadinya miom, kista, ataupun gangguan ovulasi pada masa menstruasi (haid). Karena itu, menurutnya, perlu dilakukan upaya lain dengan pelayanan medis untuk mencapai tujuan kehamilan tersebut.

“Ikhtiar kalau tidak dicoba, peluangnya seakan kecil. Karena jaman sekarang teknologi sudah maju, dan banyak sekali peluang untuk bisa hamil,” pungkasnya.

Sementara, Plt Direktur Utama RSUD R Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi menuturkan peluncuran pemanfaatan WA Center Halo Bunut untuk kemudahan mengakses informasi dan layanan di RS Bunut.

“WA Center itu sebetulnya kita memudahkan kepada pasien kalau mau daftar ke Bunut itu menggunakan WA Center saja. Jadi merupakan inovasi yang kami rancang menggunakan sistem IT,” ucap Yanyan.

Yanyan menuturkan, pasien tidak perlu membayar untuk mengakses layanan tersebut, cukup bermodalkan kuota saja. Pendaftaran dan informasi secara online dapat dilakukan melalui Halo Bunut dengan nomor telepon 081112300447.

“Nanti diarahkan ada yang bisa dijawab di agen otomatis, ada yang nanti memang harus datang ke poliklinik itu sudah ada chat boot-nya. Misal, nomor 1 atau 2 otomatis dijalankan oleh sistem robotik,” pungkasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:43 WIB

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Berita Terbaru