One Day Festival Soccer, PSSI Kab Sukabumi: Ini Sejalan dengan Program Pembinaan Usia Dini Kami

Senin, 18 Juli 2022 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekolah Sepak Bola (SSB) Deko yang bermarkas di Lapangan Pasir Kaliki, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 4 dengan mengelar turnamen sepak bola selama satu hari atau One Day Festival Soccer.

Turnamen ini diperuntukan bagi anak usia 10 hingga 12 tahun. Pembukaan turnamen dihadiri perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sukabumi dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sukabumi.

Kick off dimulai pukul 07.00 WIB dan kejuaraan tersebut diikuti puluhan SSB yang tersebar di Kabupaten Sukabumi. Mereka akan memperebutkan gelar juara, juga gelar individu seperti pemain terbaik dan kiper terbaik.

Sekretaris PSSI Kabupaten Sukabumi, M Agus, mengatakan kejuaraan tersebut sejalan dengan program PSSI, yakni pembinaan usia dini.

“Kedepannya semoga kegiatan-kegiatan seperti ini banyak di gelar oleh SSB di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Senin (18/7/2022).

Saat ini, kata Agus, ada 46 SSB yang sudah ditetapkan dan terintegrasi dengan PSSI Kabupaten Sukabumi. Ia tidak memungkiri, masih ada SSB yang belum terdaftar di PSSI.

“Saya berharap SSB lain bisa mengikuti jejak SSB yang sudah terintegrasi agar SSB tersebut bisa diketahui keberadaannya oleh PSSI,”‘ tukasnya.

Kepala Desa (Kades) Kompa, Yanti Yulianti, mendukung gelaran turnamen tersebut. Turnamen bisa memicu semangat anak-anak untuk terus berlatih agar bisa menjadi pesepak bola profesional.

“Ini sangat bisa memotivasi anak-anak untuk terus giat berlatih. Dan saya sangat senang, di Desa Kompa ada SSB yang sudah resmi legalitasnya,” tandasnya.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Merajut Ukhuwah di Tengah Musibah, Sapujagat Palabuhanratu Bantu Penyintas Ciptamulya
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kodim 0622 Sukabumi Kirim Air Bersih ke Desa Loji, 50 KK Terdampak Kekeringan Terbantu
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Lewat Pantun Ciamik, Hergun Ajak PIRA, Seniman, dan Tokoh Sukabumi Jaga Demokrasi Bersih
DLH Dinilai Butuh Tambahan Armada, Iman Adinugraha Dorong Penanganan Sampah Jadi Prioritas APBD

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Merajut Ukhuwah di Tengah Musibah, Sapujagat Palabuhanratu Bantu Penyintas Ciptamulya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Kodim 0622 Sukabumi Kirim Air Bersih ke Desa Loji, 50 KK Terdampak Kekeringan Terbantu

Berita Terbaru