JURNALSUKABUMI.COM – Seorang bocah perempuan berinisial N (9) yang masih duduk di bangku kelas 4 SD asal Gunungpuyuh, Kota Sukabumi diduga diculik setelah diajak pergi oleh seorang pria tidak dikenal. Sampai saat ditemukan, kondisi badan anak tersebut terdapat luka dan lebam.
Menurut informasi yang didapat, bocah SD tersebut ditemukan di Pemakaman Kerkop, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jumat (1/7/2022) siang. Tetangga korban, Ika Yati (50) mengatakan, pria tak dikenal itu awalnya mengajak seorang anak laki-laki, sebelum mengajak pergi korban.
Ika menuturkan, sekumpulan anak-anak mulanya sedang bermain di sekitar Jalan Ciseureuh, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi sekitar pukul 10.00 WIB, saat pria tak dikenal itu menghampiri korban bersama teman sebayanya.
“Di jalan ada anak bertiga cewek, awalnya dia minta tolong ke anak laki-laki F tapi nggak mau. Terus nanya alamat sekolah agama (Madrasah Diniyah) ke anak-anak perempuan, N (9) itu mau ikut. Katanya orang itu, nanti dikasih uang,” ucap Ika.
Ika menuturkan, dua anak lainnya mencoba mengikuti korban yang dibawa pergi oleh orang tak dikenal tersebut, sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan sepeda. Namun tidak terkejar. Lanjut Ika, mereka tidak langsung memberitahu kejadian tersebut ke orang tuanya maupun orang dewasa.
Hingga waktu Jumat selesai, korban tidak kunjung kembali. Sehingga membuat keluarga, dan warga sekitar panik. Dari sanalah, anak lainnya mengungkap bahwa teman mainnya itu dibawa pergi orang tak dikenal.
Selang beberapa jam dari peristiwa tersebut, warga digegerkan dengan kedatangan jajaran Polsek Citamiang yang mengabarkan bocah perempuan berumur 9 tahun itu ditemukan. Namun dalam keadaan menangis, dan badan penuh luka.
“Ada luka, mukanya juga lebam-lebam, tangannya berdarah. Pas sampai sini enggak lama Polisi antar ke rumah sakit sama ibunya,” tutur Ika. Dia menyebut, jika korban mengenakan kerudung dan membawa handphone.
Sedangkan, saat ditemukan anak perempuan itu sudah tidak memakai kerudung dan menggenggam uang Rp 30 ribu. Ika menyebut, uang tersebut diduga pemberian pria tak dikenal yang membawa pergi korban, sebagai modus iming-iming agar mau ikut.
Sampai kabar ini dipublikasi, dan pantauan di lokasi kejadian. Pihak Kepolisian sedang dalam penyidikan terhadap kasus tersebut.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan






