Intensifikasi Kopi Arabika, Distan Dorong Peningkatkan Produktifitas di Sukabumi

Rabu, 1 Juni 2022 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kementerian Pertanian RI melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, mulai menggeber sosialisasi intensifikasi kopi arabika di Sukabumi.

Satu di antaranya, kegiatan yang digelar bersama para Kelompok Tani (Poktan) Kopi yang ada di wilayah Kecamatan Cidahu, Parakansalak, Kabandungan dan Jampang Tengah, di Museum Palagan Bojongkokosan, Parungkuda, Selasa (31/05/2022).

Kepala Distan Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana melalui Kepala Bidang Sarana Pertanian, Deni Ruslan menjelaskan, kegiatan intensifikasi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas tanaman serta produksi kopi nasional.

“Sesuai intruksi Kementerian RI, intensifikasi kopi arabika ini untuk meningkatkan produktivitas dan mutu produk kopi di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Lanjut dia, salah satu upaya meningkatkan hasil pertanian atau agraris yaitu dengan mengolah lahan yang ada. Selain intensifikasi ada pula yang disebut ekstensifikasi, diversifikasi, rehabilitasi, dan mekanisasi.

“Ekstensifikasi ini upaya meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Lalu diversifikasi yang merupakan usaha penganekaragaman jenis tanaman pertanian,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu peserta Sosialisasi Intensifikasi Kopi Arabika, yang juga merupakan Bendahara Poktan Melati Subur, Dadeng Nazarudin menambahkan Sukabumi merupakan salah satu potensi penghasil kopi dan perlu adanya produktifitas kopi.

Ditambah, kata dia, kopi yang banyak diminta pasar adalah kopi yang menggunakan pupuk organik, sehingga diharapkan Sukabumi menjadi pelopor penghasil kopi organik.

“Sangat terbantu bagi para poktan kopi utamanya. Kita didorong juga di bidang pertanian, pengolahan dan usaha kopi. Dan kabar baiknya lagi, Insya Allah poktan kita salah satu yang akan menerima bantuan pupuk,” terangnya.

Rencananya, para poktan yang menggeluti kopi, dari Dirjen akan membantu pupuk organik cair dan alat penyemprotnya untuk kebutuhan lahan 100 hektare.

“Alhamdulillah tempat sosialiasi tadi difasilitasi oleh Bapak Jajang Haris M, sebagai Kepala Museum Palagan Bojongkokosan,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB