Tiga Murid Perguruan Pencak Silat di Lembursitu Hanyut di Sungai Cipelang, Satu Meninggal

Minggu, 29 Mei 2022 - 17:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tiga orang murid Pencak Silat Cadas Raga, Lembursitu, Kota Sukabumi, hanyut terseret derasnya arus Sungai Cipelang, Minggu (29/5/22) sekitar pukul 11.45 WIB.

Ketiga murid perguruan itu, diketahui bernama Elsa (14), Parli (11), dan Raitan (13). Dari ketiganya, Elsa dan Parli ditemukan dalam keadaan hidup. Korban selamat, selanjutnya dibawa ke RS Al Mulk guna mendapat perawatan medis. Kabar terakhit yang diterima wartawan, satu korban yang sempat dinyatakan hilang, Raitan, sekitar pukul 15.00 WIB ditemukan tim penyelamat dalam keadaan tak bernyawa.

Kapolsek Lembursitu, AKP Dedi Suryadi menjelaskan, awalnya 11 orang murid Perguruan Silat Cadas Raga dan guru pembimbing usai latihan silat lantas turun ke sungai. Namun saat berada di sungai, tiba-tiba tiga orang dari rombongan tersebut, hanyut terseret arus sungai yang memiliki kedalaman sekitar lima hingga tujuh meter.

“Dua orang korban dapat diselamatkan oleh tiga orang yang sedang memancing, sedangkan korban yang hilang bernama Raitan (13) warga Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi,” jelas Dedi melalui keterangannya di lokasi kejadian.

“Sementara dua korban yang selamat dalam perawatan medis di RS Al Mulk. Diantara, Elsa (14) masih dalam perawatan, karena masih mengigil. Sedangkan yang satunya Parli (11) dinyatakan aman, dan kembali ke keluarga,” lanjut dia.

Gabungan dari TNI Polri beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi berserta relawan lain, dengan mengerahkan segala sumber daya terus mencari keberadaan korban. Namun nasib berkata lain, Raitan tak bisa diselamatkan.

Ditemui terpisah, staf BPBD Kota Sukabumi, Kusnawan menuturkan, proses pencarian pelajar tersebut cukup sulit. Karena aliran air dasar sungai cukup deras.

“Proses pencarian lumayan sulit, karena pencarian di aliran bawah sungai ini cukup deras. Terdapat lubang pusaran dibawah air, di kedalaman lima meter lebih. Pencarian ini melibatkan relawan sekitar 17 orang, termasuk dari kepolisian,” ujar Kusnawan.

“Korban posisi di bawah air, kepalanya dibawah. Ada lubang pusaran air, kondisinya jadi semacam muter, dan air deras. Jadi masuk ke lubang pusaran itu,” sambung dia.

Adapun keterangan lain dari saksi yang menolong dua pelajar hanyut itu, Dadang menuturkan, jika sebenarnya sungai tersebut cukup berbahaya apabila digunakan untuk aktivitas mandi. Dirinya pun awalnya sudah menghimbau, agar rombongan pencak silat tersebut menghentikan aktivitasnya.

“Deras arusnya, enggak boleh dipake mandi sebetulnya bahaya, jadi  kalau ada yang pakai mandi suka dicaram (dilarang). Tadi juga sudah saya suruh ke pinggir. Kepinggir-pinggir malah dia cuman nengok aja. Paling selang dua detik lah dia udah tenggelam bertiga,” terang Dadang.

Dadang menambahkan, saat dirinya tengah mancing di pinggir sungai Cipelang itu, dia melihat rombongan pelajar tersebut datang, dan mandi dekat batu besar. Kemudian, bergeser ke tengah sungai.

“Begini awalnya dia datang rombongan, mandi di dekat batu gede terus geser ke tengah. Berlima maju saya bilang ke pinggir yah tiga ke tengah. Ke tempat air deras. Kalau sudah di situ sudah tidak bisa ditolongin,” tutur Dadang.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas

Berita Terbaru