JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menyalurkan langsung donasi udunan online, ke dua wilayah. Hasil donasi disalurkan dalam bentuk program perbaikan rumah dan bantuan untuk balita penderita hidrosefalus, pada Selasa (18/5/2022).
Program perbaikan rumah berada di Kelurahan Babakan Jampang, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh. Bantuan itu diberikan sebesar Rp. 15.038.318. Fahmi mengatakan program tersebut sebagai upaya pemerintah kota dalam menangani masalah sosial.
“Udunan Online program unggulan Pemda Kota Sukabumi dalam kerangka mendorong masyarakat saling membantu, ada warga yang terkena musibah dapat segera dibantu,” ucap Fahmi.
Program bantuan tersebut dikelola oleh Forum Silih Asah Asuh yang dicanangkan untuk membantu warga yang sakit dan rumah rusak. Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Punjul Saeful Hayat, Camat Warudoyong Ratna Hermayanti, dan Ketua Forum Silih Asah Asuh Undang Hidayat.
Sedangkan untuk bantuan lainnya disalurkan kepada keluarga balita pengidap Hidrosefalus, balita Almeera Mumtazah (18 bulan) di Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong. Bantuan dari donasi Udunan Online itu sebesar Rp 14.114.465. Diberikan kepada ayahanda Almeera, Bapala Nandar, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online, dalam kebutuhan keluarganya
”Udunan online ini untuk mempercepat penanganan masalah sosial termasuk rumah rusak dan warga sakit seperti Almeera Mumtazah penderita Hidrosefalus,” jelas Fahmi.
Lebih lanjut Fahmi menghimbau, agar warga Kota Sukabumi dapat saling membantu warga yang mengalami kesulitan. Hal itu menurutnya, melihat pemda memiliki keterbatasan, dan tidak bisa langsung diberikan bantuan. Karena mekanisme penganggaran dan penyaluran prosesnya panjang
“Sehingga dalam rangka memotong proses maka lahirlah program Udunan Online untuk membantu warga sakit dan mengalami kesulitan. Namun karena ada warga yang belum terbiasa dengan online maka ada kotak kebaikan yang bisa secara langsung berdonasi,” imbuhnya.
Ia pun memastikan, bantuan tersebut murni bantuan dari warga, dan sepenuhnya disalurkan, tidak ada potongan. ”Saya ingin program makin dikenal luas karena ketika makin banyak donasi maka makin banyak orang yang dibantu,” tutur dia.
Selain itu, pada momen tersebut juga diberikan bantuan beras dari Dinsos untuk kalangan Lansia, sebanyak lima kilogram, dan harapannya dapat membantu kehidupan warga.
“Ke depan, program ini membutuhkan dukungan dari warga dan pemda ada program Jumat berkah dengan berdonasi lewat Udunan Online,” pungkasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor












