Seratusan Geng Motor Dibekuk Polres Sukabumi Kota, Puluhan Orang Positif Obat Terlarang

Rabu, 27 April 2022 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi mengamankan sekitar seratusan orang anggota geng motor yang membuat kericuhan. Penangkapan dilakukan polisi pada Selasa malam 26 April 2022.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Zainal Abidin, mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari kawanan geng motor yang tengah konvoi.

“Salah satu kelompok ini melakukan kegiatan konvoi, kemudian bersinggungan dengan kelompok lainnya. Maka berpotensi terjadinya penyerangan,” ungkap Zainal.

Sekitar seratusan geng motor itu ditengarai membuat keributan di Jalan Pelda Suryant, Kelurahan Nangeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Polisi berhasil menggiring 127 orang geng motor, dan 13 diantaranya merupakan perempuan. Lebih lanjut Zainal mengatakan, tengah menindak lanjuti pendataan dengan cara tes urin.

Kemudian sebanyak 40 orang dinyatakan positif mengkonsumsi zat adiktif berupa obat terlarang, termasuk narkotika. Selain itu, 61 unit kendaraan yang dipakai geng motor ini untuk berkonvoi juga turut disita.

Lebih lanjut Zainal menjelaskan kronologis terjadinya bentrokan tersebut. Yakni diawali saat salah satu kelompok tengah membagikan takjil.

“Jadi kronologisnya mereka ini kegiatannya pembagian takjil, tapi seperti biasa dua kelompok ini sudah musuh bebuyutan. Kemudian terjadi saling bersinggungan di jalan, kemudian potensi kerawanan (keributan) itu muncul,” tukas dia.

Untuk mencegah terjadinya hal serupa, Zainal mengatakan akan terus melakukan upaya pencegahan dan pengamanan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di jam-jam tertentu, yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan, ketertiban, masyarakat (kamtibmas).

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru