Founder Grand Villa Yustik, Penemu Racikan Pupuk Organik Berbahan Telur Bebek dan Vetsin

Jumat, 3 Desember 2021 - 19:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

lJURNALSUKABUMI.COM – Founder Grand Villa Yustik, Atik Suardy Wiriasumita, menemukan resep pembuatan pupuk organik Pupuk Sintetik Bakteri (PSB) yang ampuh dan ramah lingkungan. Pupuk organik jenis tersebut, perlu dikembangkan dalam upaya membantu para petani meningkatkan produksi hasil pertanian. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah didapat dan tidak harus merogoh kocek dalam-dalam yaitu telur bebek, vetsin dan saus tiram.

“PSB itu bahannya sangat sederhana, murah dan gampang didapat. Telur, bisa.telut bebek, ayam dan angsa. Telur tiga butir, vetsin tiga sendok makan dan saus.tiram sauri tiga sendok makan,” kata Atik kepada jurnalsukabumi.com, beberapa waktu lalu

Jenis pupuk alami itu kata Atik, termasuk kepada rumpun pupuk organik untuk membangun bakteri guna menumbuhkan tanaman lebih cepat dengan kualitas baik dan untuk menghindari bakteri-bakteri yang ganas. Salahsatu contoh tanaman yang dikembangbiakkan adalah pohon jeruk Citroen dan pohon Alpukat.

“Resep Ini diperoleh dari IPB. Dalam praktiknya Pupuk PSB disemprotkan pada bagian daun. Kalau dengan semprotan bagusnya seminggu sekali. Tapi kalau melalui teknik cor bisa dua minggu sekali. Dengan menggunakan PSB hasilnya sangat memuaskan, tunasnya panjang-panjang,” ujarnya.

Bahan utama pembuatan PSB adalah telor dan vetsin. Bisa telor bebek, bisa juga telor ayam atau angsa ditambah saus tiram merk Sauri. Caranya, tiga butir telur bebek, diambil merah dan putihnya. Kulit telur kata dia jangan dibuang karena bagus untuk pupuk karena mengandung kalsium.

“Masukan tiga sendok vetsin Ajinomoto dan tiga sendok saus tiram. Lalu dikocok, sampai Ajinomoto larut dan merata. Masukan ke dalam botol Aqua ukuran 1,5 liter dan sisakan sedikit ruang maksudnya agar terjadi fermentasi keluar gas bisa dikocok-kocok agar menghasilkan cairan yang bagus,” terangnya

Bahan utama pembuatan PSB adalah telor dan vetsin. Bisa telor bebek, bisa juga telor ayam atau angsa ditambah saus tiram merk Sauri. Ambil tiga butir telur bebek, diambil merah dan putihnya. Kulit telur jangan dibuang karena bagus untuk pupuk karena mengandung kalsium.

Kemudian masukan tiga sendok vetsin Ajinomoto dan tiga sendok saus tiram. Lalu dikocok, sampai Ajinomoto larut dan merata. Masukan ke dalam botol Aqua ukuran 1,5 liter dan sisakan sedikit ruang maksudnya agar terjadi fermentasi.

Saat keluar gas bisa dikocok-kocok agar menghasilkan cairan yang bagus. Lantas masukan ke tiga botol yang isinya kurang lebih sama. masing-masing 10 sendok, kemudian ditutup dicampur air (air kolam, air hujan air laut) jangan pakai air PDAM karena mengandung konsentrat.

“Saat dalam proses warnanya putih tapi kalau sudah jadi warnanya merah. Di botol saya kasih tanda dengan tanggal, saat proses 18/8/21 dan jadi PSB 18/11/21. Berarti prosesnya, selama tiga bulan. Proses penjemuran antara 15 sampai 30 hari. Komposisinya, setiap 2 liter air ditambah 2 mililiter PSB,” kata pria usia 84 tahun itu.

Hobi bercocok tanam jelasnya, terjadi pada waktu sekolah rakyat pada masa revolusi sekitar tahun 1940. Atik lahir dari orang tua yang bekerja sebagai kepala sekolah. Tanah-tanah yang ada tak terawat dan terbengkalai. Akhirnya, bercocok tanam jadi hobi.

Ekonomi berbeda dengan kepuasan. Atik menamatkan SR dan SMP di Tasikmalaya tepatnya di Kampung Mangku Bumi. Karena di Tasik tidak ada SMA, maka dia pindah ke Bandung. Putuslah hobi bercocok tanam.

“Meneruskan kuliah ke ITB lalu setelah lulus kuliah kerja di tenaga atom lalu di perminyakan. Setelah pensiun diberi penataran oleh perusahaan. Kalau pensiun harus ada kegiatan jangan cuma diam di rumah. Bisa menyalurkan hobi ke bercocok tanam, mobil dan main golf. Bisa juga menyalurkan profesi dan berlabuh untuk bekerja di perusahaan asing,” ujarnya

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Berita Terbaru