Bareng BP Jamsostek, Dinkes Kab Sukabumi Vaksin Ribuan Buruh

Kamis, 18 November 2021 - 17:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – BP JAMSOSTEK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan juga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus memberikan pelayanan terbaik dan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Tidak terkecuali di masa pandemi seperti sekarang ini. Yang terbaru adalah Program Vaksinasi Covid-19 gratis yang dilaksanakan di dalam lingkungan PT Yongjin Javasuka Garment, Kamis (18/11/2021).

Program vaksinasi tersebut digelar di 7 lokasi secara bersamaan, yakni di beberapa perusahaan garment yang tersebar di utara Sukabumi dengan total untuk keseluruhan 8 ribu vaksin yang disediakan. Khusus untuk PT Yongjin Javasuka Garment pelaksanaan program tersebut digelar selama 2 hari yaitu 1.500 peserta untuk hari ini dan 1.500 peserta untuk esok hari.

“Alhamdulillaah hari ini kita berkolabirasi dengan BPJAMSOSTEK dalam program vaksinasi untuk masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Kami sangat senang dengan kolaborasi ini, karena manfaat besarnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas demi menjaga mereka dari paparan virus Covid-19,” Ujar Harun Alrasyid, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Harun mengatakan Dinkes akan terus menggencarkan program vaksinasi untuk mencapai herd immunity di Kabupaten Sukabumi.

Dikesempatan yang sama, Oky Widya Gandha, Asisten Deputi Kepesertaan Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat mengatakan kegiatan ini adalah bentuk sinergitas dari pemerintah, BP JAMSOSTEK dan perusahaan-perusahaan yang diharapkan bisa mencapai satu tujuan.

“Yaitu untuk mencapai herd immunity, semoga kegiatan ini dapat membantu tujuan pemerintah sehingga masyarakat Indonesia khususnya Kabupaten Sukabumi dapat terbebas dari Covid-19,” tukasnya

Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi Diding Ramdani berharap kepada seluruh masyarakat yang sudah divaksin maupun yang belum melaksanakan vaksin agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Vaksinasi bukan satu – satunya upaya dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 tapi juga dengan disiplin protokol kesehatan 5M.

“Kasusnya sudah signifikan menurun, ini sejalan dengan ikhtiar kita semua yaitu dengan terus melaksanakan vaksinasi dan juga disiplin protokol kesehatan, tapi tetap jangan abai dan lalai kita masih berada di dalam masa pandemi Covid-19,” harapnya.

Untuk diketahui, kegiatan vaksinasi tersebut juga terbuka untuk masyarakat umum disekitar lingkungan pabrik dan juga sekaligus pemberian santunan kematian kepada ahli waris peserta BP JAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan).

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Yayasan Antasena Bangun Bersama Gelar Khitanan Massal, Perangi Narkoba!
Lagi! Komunitas Seniman HG Sukabumi Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
Wujud Kepedulian TNI, Renovasi Rumah Warga Ciemas Masuki Tahap Akhir
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sukabumi Genjot Agroindustri dan Pariwisata
Sekda Ade Suryaman: Inspeksi SPPG Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan!
MUI Sukabumi Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat untuk Jaga Kondusivitas Wilayah
Bupati Sukabumi Minta Penanganan Bencana Tak Lambat, Koordinasi dan Kecepatan Jadi Kunci
KNMP Ciwaru Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir Sukabumi, Ini Rencana KKP

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:33 WIB

Yayasan Antasena Bangun Bersama Gelar Khitanan Massal, Perangi Narkoba!

Jumat, 6 November 2026 - 13:23 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Renovasi Rumah Warga Ciemas Masuki Tahap Akhir

Kamis, 5 November 2026 - 19:49 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sukabumi Genjot Agroindustri dan Pariwisata

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Sekda Ade Suryaman: Inspeksi SPPG Harus Sesuai Kondisi Riil di Lapangan!

Kamis, 5 November 2026 - 14:36 WIB

MUI Sukabumi Tekankan Sinergi Ulama dan Aparat untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Berita Terbaru