JURNALSUKABUMI.COM – Sejak 12 Oktober 2020, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), telah meluncurkan revolusi digital untuk meningkatkan sistem pelayanan publik. Hingga saat ini, Kemenkumham sendiri telah memiliki ratusan aplikasi layanan publik berbasis digital.
Dalam peringatan hari jadi Kemenkumham ke-76, instansi ini berbenah dengan menata beragam layanan digital tersebut dalam satu wadah.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengatakan, makna yang paling penting adalah bagaimana membangun semangat bekerja dan berkarya untuk memberikan yang terbaik bagi Kemenkumham dan umumnya bagi masyarakat Indonesia.
“Terus ciptakan terobosan-terobosan baru, buktikan bahwa kinerja jajaran Kemenkumham
memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat. Sehingga Kemenkumham semakin PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif),” kata Yasonna dalam Peringatan Hari Dharma Karyadhika
Kemenkumham ke-76, Sabtu (30/10/21).
Salah satu terobosan yang hadir adalah aplikasi OKe Kumham. Aplikasi berbasis teknologi
informasi ini digunakan untuk menghimpun beragam aplikasi layanan publik berbasis digital
yang telah dinyatakan lulus verifikasi uji kelayakan di lingkungan Kemenkumham.
Tersedia dalam versi website, android, dan iOS. OKe Kumham tampil untuk memudahkan
masyarakat dalam mengakses seluruh layanan publik berbasis digital yang diselenggarakan
oleh unit utama, kantor wilayah, dan unit pelaksana teknis (UPT).
Seluruhnya disesuaikan dengan wilayah domisili masing-masing. Melalui OKe Kumham, Kemenkumham telah dan akan terus berupaya
memberikan pelayanan publik yang semakin PASTI. Selain me-launching OKe Kumham, Kemenkumham juga menghadirkan layanan baru dalam bentuk buku digital yang dirilis Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Hukum dan HAM.
Layanan baru yang bernama e-Book Balitbang Kumham ini, telah hadir dalam bentuk
aplikasi di ponsel dengan fitur-fitur menarik yang dilengkapi dengan klasifikasi buku yang memudahkan dalam pencarian buku, atau mencari buku populer yang bisa dijadikan sebagai referensi bacaan.
“Publik tetap bisa mengakses layanan ini melalui website Balitbang Hukum dan HAM. Jika kita berlangganan (subscribe) pada aplikasi ini, nantinya kita juga bisa mendapatkan notifikasi ke surat elektronik (e-mail) apabila ada buku terbaru,” ulasnya dalam rilis yang diterima.
Pada saat yang sama, Yasonna yang juga didampingi oleh Wakil Menkumham, Eddy O.S Hiariej dan Sekretaris Jenderal, Andap Budhi Revianto, serta para pimpinan tinggi madya dan pratama lainnya juga memberikan penghargaan dalam beberapa perlombaan.
Misalnya, membuat film inovasi pelayanan publik dan konten kreatif, lomba cerdas cermat akuntansi dan BMN. Menteri juga menyerahkan penghargaan Karya Dhika Lokatara kepada empat orang pegawai, Karya Dhika Madya kepada 13 orang pegawai, dan Karya Dhika Prakasa kepada satu orang pegawai Biro Humas, Hukum dan Kerjasama.
Redaktur: Usep Mulyana






