Tingkatkan Pelayanan di Tengah Pandemi, Disdukcapil Kota Sukabumi Luncurkan Ragam Aplikasi

Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dimasa PPKM Darurat tentunya masyarakat tidak bisa beraktivitas dengan bebas. Selain itu, ada pembatasan-pembatasan termasuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Namun untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sukabumi (Disdukcapil) Kota Sukabumi, meningkatkan pelayanan melalui sistem online atau daring.

Misalnya, membuat beberapa aplikasi untuk mengurus segala bentuk pelayanan tentang Kedisdukcapilan warga Kota Sukabumi.

“Selama PPKM atau masa pandemi kita mengikuti arahan dari Kemendagri, dan Pemerintah Kota Sukabumi agar pelayan tetap berjalan tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan termasuk kita meningkatkan pelayanan online,” kata Kadisdukcapil Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi, kepada wartawan.

Aplikasi untuk menunjang segala pelayanan masyarakat itu, misalnya, Patepang Sono untuk pelayanan mengurus surat pindah, Kami Hebat untuk mengurus Kartu Keluarga, Kado Terindah untuk mengurus E-KTP, Kita Cerdas untuk pelayanan identitas anak, Kemboja Sari untuk akte kematian dan Update data online.

“Semua bisa diunduh di Play Store, itu beda-beda peruntukannya. Beda nama aplikasi beda juga pelayanannya,” ujarnya.

Sementara itu dihubungi terspisah Sekretaris Disdukcapil, Hudi K Wahyu, menjelaskan pelayananan online itu masyarakat tinggal mengisi kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi untuk mengurus administrasi. Kemudian mereka mendapatkan pemberitahuan langsung untuk datang ke kantor Disdukcapil.

“Setelah mereka memenuhi dokumen yang dibutuhkan mereka tinggal datang ke kantor. Selama PPKM ini kita membuka pelayanan sampai jam 12.00 WIB, jadi masyarakat tidak ada kerumunan,” imbuhnya.

Sementara untuk, pembuat identitas baru, masyarakat yang masih berusia 17 keatas diharuskan untuk datang ke kantor. Hal itu dilakukan untuk melakukan perekaman data baru.

“Jadi tetap mereka harus datang karena kan baru perekaman baru. Kita atur jadwalnya, misalnya setiap 2 jam pelayanan kerja itu ada 25 orang yang kita panggil jadi tidak ada kerumunan,” imbuhnya.

Dengan adanya sistem online dia berharap pelayanan kepada masyarakat terus meningkat meskipun di tengah pandemi covid-19.

“Semoga masyarakat terus terlayani apalagi yang data kami lihat saat inai terjadi peningkatan yang signifikan masyarakat yang mengurus dokumen dirinya,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”
Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dari Sukabumi untuk Indonesia, MAGNET Kembali Menggema dengan EP “Matahari Hati”

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Berita Terbaru