Tujuh Kwarran Gerakan Pramuka se-Kota Sukabumi Desak Penyelenggaraan Muscab

Senin, 21 Juni 2021 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka se-Kota Sukabumi mendesak Musyarawarah Cabang (Muscab) untuk segera diselenggarakan. Penyelenggaraan Muscab sempat tertunda gara-gara permasalahan administrasi.

Ketua Kwarran Gunungpuyuh, Dedi Hermayadi, mengatakan tidak adanya kepengurusan kwarcab ini menghambat berbagai aspek kebutuhan kwarran dalam menjalankan program dan administrasi.

“Kita mendesak untuk segera dilakukan Muscab. Sebelumnya memang ada rencana akan Muscab pada tanggal 25 Mei, namun pihak OC yang dipimpin pak Adang Taufik mengundurkan jadwal lantaran ada permasalahan administrasi sehingga Muscab diundur dengan waktu yang kita tidak tahu,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Senin (21/6/2021).

Dedi menilai permasalahan yang terjadi saat ini bukan hal yang sulit dan bisa dimusyawarahkan. Persoalan administrasi di tingkat Kwarran yang diungkit-ungkit oleh organization committee (OC) sudah diselesaikan.

“Kita tahu ada empat Kwarran yang dianggap OC belum lengkap. Padahal itu sudah selesai, yang mana tiga kwarran dari empat kwarran sudah memiliki SK dan kepengurusan dengan penandatangan dan cap basah, namun secara seremonial belum dilaksanakan pelantikan,” terangnya.

Adapun satu kwarran lagi yakni Kwarran Warudoyong memang belum punya SK.

“Nah mereka pun sebenarnya sudah melakukan Musyawarah ranting dan tinggal meng SK-kan, namun dari Februari sampai sekarang Ketua Kwarcab (Mohammad Muraz) belum bisa mengeluarkan SK dengan alasan yang tidak pasti,” tambahnya.

Ia pun menyayangkan terombang ambingnya kepengurusan Gerakan Pramuka Kota Sukabumi ini. Dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama para ketua Kwarran lain akan mengadukan permasalahan tersebut ke Ketua Mabicab yang saat ini dijabat oleh Walikota Sukabumi.

“Kita ingin mencari jalan keluar dari permasalahan ini, jangan sampai ini terus berlarut-larut. Kasihan kwarran jadi kesulitan menjalankan program,” tegasnya.

Sebelumnya, kepengurusan Gerakan Pramuka sebelumnya sudah habis masa jabatannya atau demisioner sejak 20 Juni 2021 lalu.

Namun Rencana penyelanggaraan pemilihan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Sukabumi, hingga saat ini belum ada kejelasan. Pasalnya, para calon yang sudah mengajukan diri belum melengkapi semua persyaratan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Matangkan Aksi Damai di Lapangan Merdeka, Pemilik Dapur hingga Penerima Manfaat MBG Gelar Pertemuan
Sukseskan Gerakan Peduli Gizi, Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Nyatakan Dukung Aksi Damai MBG
Kawal Keberlanjutan Program, Koordinator SPPG MBG Cibadak Dukung Aksi Damai di Lapang Merdeka

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:57 WIB

BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:49 WIB

Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB