Geopark Bakal Dievaluasi Juli 2021, Pemkab Kebut Persiapan dan Berbenah

Kamis, 20 Mei 2021 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Geopark Ciletuh di Sukabumi menjadi satu dari sekian banyak destinasi alam di Jawa Barat. Kabarnya, pihak UNESCO akan kembali melakukan evaluasi tahun ini.

Ditetapkan sebagai geopark sejak 17 April 2018, status yang disandang Geopark Ciletuh Palabuhanratu telah berakhir pada 16 April 2020 lalu. Adapun seperti diketahui, validasi ulang dari pihak UNESCO akan dilakukan pada tahun 2021 ini.

Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri mengatakan, rencana evaluasi dan validasi akan dihelat pada Juli 2021 ini, sehingga sejumlah persiapan kematangan telah dilakukannya dengan berbagai unsur dan pimpinan.

“Betul (peninjauan kembali), tiap empat tahun sekali namanya revalidasi dan insyaallah Geopark Ciletuh Palabuhanratu ini akan direvalidasi oleh UNESCO pada bulan Juli 2021 ini,” ujar Iyos.

Besar harapan Iyos dan Pemkab Sukabumi, kalau proses revalidasi oleh UNESCO itu dapat berjalan lancar. Iyos pun optimis, kalau Geopark Ciletuh Palabuhanratu kembali dapat mempertahankan statusnya.

“Kita berharap masih bisa bertahan, bertengger sebagai UNESCO Geopark,” harapnya.

Status UNESCO Global Geopark (UGG) yang disandang Ciletuh juga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di sana. Hanya walau diakui, COVID-19 membuat pariwisata di sana sedikit lesu.

“Awalnya pada saat belum ada pandemi ditetapkan UGG pengunjung ada peningkatan yang signifikan. Ada Covid semuanya terdampak, tapi paling tidak masyarakat di wilayah Geopark Ciletuh Palabuhanratu ini secara pasti akan memahami kondisi riil di lapangan, bahwa UGG ini tak hanya pertanian tapi juga wisata dan nanti akan muncul homestay-homestay,” tandasnya. (ADV)

Berita Terkait

Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng
Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
DLH Sukabumi Dorong Desa Wisata Berbasis Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:10 WIB

Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:09 WIB

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB