Pasokan Air Kedua Kecamatan Terhambat, Ini Penjelasn PDAM TJM

Rabu, 14 April 2021 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga di tiga Rukun Tetangga (RT) Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan keringnnya saluran air Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (PDAM TJM).

Salah staunya, Samsul mengatakan, sudah hampir tiga hari ia kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Pasalnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari air bersih, ia hanya mengandalkan air dari saluran PDAM TJM.

“RT06, 03, dan 08/08 yang kering. Banyak warga juga yang mengeluh di status media sosialnya,” terangnya kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (14/4/2021).

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM TJM, Iyus Sugiarto mengatakan, ia baru mendapatkan informasi bahwa terhambatnya pasokan air ini pada hari Senin kemarin.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut kami langusng melakukan investigasi,” tuturnya.

Kemudia Iyus melakukan pemantauan di hulu saluran tersebut dan tidak ditemukan masalah. Namun ketika di tengah saluran, sebelum sampai ke konsumen, air memiliki tekanan rendah.

“Sehingga timbul pertanyaan kenapa ini di perjalanan. Setelah kita mengukur tekanan mulai hulu, tengah dan hilir saluran hasilnya terjadi tekanan rendah di bagian tengah,” ucapnya.

Iyus menerangkan, setelah melakukan kajian tersebut ternyata pada pipa jalur transmisi 250mm terdapat batu yang menyubat air suplaian air bersih.

“Saat ini sudah diangkat batunya, insyallah hari ini selesai. Tapi pasokan air tidak akan langsung normal karena salur utama harus terpenuhi dulu air,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut pasokan air untuk seluruh warga yang berada di Kecamatan Parungkuda serta sebagian Kecamatan Parungkuda terhambat.

Iyus menuturkan, atas kejadian tersebut pihaknya tidak akan tinggal diam ia sudah menerjunkan satu tanki berukuran 4000 liter untuk memnuhi keperluan warga sementara.

“Insyallah hari ini selesai. Yang menjadi kendalan perbaikan ini adalah posisi batu tersebut berada di dalam pipa besi. Sedangkan untuk melakukan pemtongan menggunakan las tidak boleh terdapat air,” tandasnya.

Reporter: Syahrul | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati
Modus Bakso Isi Sabu Terbongkar, Lapas Sukabumi Perketat Pengawasan
Hari Ketiga Pencarian Tobi Efendi, Tim Gabungan Perluas Penyisiran hingga 9 Nautical Mil
Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:29 WIB

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:11 WIB

Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:44 WIB

Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB