Pembangunan Islamic Center Cicurug Mangkrak, Komisi II DPRD Angkat Bicara

Senin, 5 April 2021 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Mangkraknya pembangunan Gedung Islamic Center Cicurug (GICC) Kabupaten Sukabumi menelan Rp 4 miliar menuai tanggapan dari Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi.

Tanggapan yang dilontarkan oleh Komisi II Fraksi Partai Demokrat A. Yamin, pembangunan gedung tersebut meminta masyarakat jangan terlalu berprasangka buruk atas mangkraknya pembangunan tersebut.

Walaupun pengerjaan ini dilakukan pada tahun 2018, Yamin berdalih pengerjaan tersebut terkena refocusing akibat Covid-19 saat akan dilanjutkan.

“Insyallah target Pemda akan lebih memproritaskan tahapan pembangunan sesuai rencana. Tapi sayang pada tahun 2020 anggaran semua digeser atau kena refocusing Covid-19,” ungkapnya kepada jurnalsukabumi.com, Senin (05/04/21).

Namun, Yamin menuturkan tidak menutup kemungkinan jika terjadi pelanggaran dalam pembangunan tersebut akan diproses sesuai aturan dan ketentuan.

“Nanti kita cek RAB-nya. Jangan berprasangka jelek dulu. Jika ada pelanggaran kita evaluasi sama-sama. Insya Allah Komisi II akan intens mengawal pembangunan ini,” tandasnya.

Ditambahkan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Sudrajat mengatakan, sangat menyayangkan kenapa pengerjaan tersebut bisa mangkrak. Dalam hal ini ia mengaku akan mencari tahu apa penyebabnya, Edi menjelaskan seharunya sebelum melakukan pengerjaan pembangunan itu harus benar-benar matang dari berbagai aspek.

“Ko bisa mangkrak gitu, saya akan berunding bersama anggota dan pimpinan komisi II. Karena harus mempertanyakan juga bagaimana planningnya, anggaran sebelumnya,” ujarnya.

Ia pun merasa heran atas anggaran yang dialokasikan pada pengerjaan tersebut yang nominalnya cukup fantastis hanya bisa mewujudkan bangunan seperti itu.

“Ya jelas tidak sesuai dengan anggaran yang dialokasikan. Cuman kebenaran permasalahannya harus dicek, karena saya di komisi ini baru jadi tidak tahu duduk perkaranya. Tapi saya akan tindak lanjuti,” tegasnya.

Reporter: Syahrul | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB