Pengeboran Sumur Artesis di Perumahan BMI II Parungkuda Disoal, Ada Izinnya?

Sabtu, 9 Januari 2021 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Proses pembuatan sumur artesis di kawasan Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) II, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi disoal. Pembuatan sumur tersebut terindikasi tidak mengantongi izin.

Pengamatan jurnalsukabumi.com di lokasi, terlihat beberapa alat atau mesin pengeboran sumur. Lokasinya tepat berada di belakang perumahan yang tengah dalam proses pembangunan. Tampak pula mesin pengeboran canggih itu sedang dioperasikan oleh salah seorang pekerja.

Seorang warga, Sadam Husen, mengatakan aktivitas pembuatan sumur artesis di sekitar permukiman warga itu belum mengantongi izin. Bahkan, sosialisasi pembuatan sumur bor itu belum dilakukan pihak pengembang.

“Belum ada yang namanya sosialisasi terhadap warga soal buat sumur bor. Kalau izin pembangunan perumahan sih sudah ada,” jelas Sadam kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (9/1/2021).

Seharusnya, kata Sadam, pihak pengembang menempuh mekanisme sesuai aturan sebelum melakukan aktivitas pembuatan sumur bor. Sebab, warga khawatir kalau keberadaan sumur bor itu berdampak terhadap lingkungan, terutama soal ketersediaan air.

“Kami harap sebelum dibuat sumur bor, pengembang sosialisasi dulu. Ini mah belum ada pemberitahuan, alat-alat sumur bor sudah ada dan sudah beraktivitas. Sudah ada dua hari ke belakang aktivitas mesin itu,” katanya.

Terpisah, Perwakilan Perumahan BMI II, Nasikin, membenarkan bahwa rencana pengeboran sumur artesis itu belum mengantongi izin. Dia memastikan, sampai saat ini pihaknya belum melakukan kegiatan apapun terkait pengeboran sumur bor. Hanya sempat melakukan pengetesan.

“Memang belum ada izin, kami masih nunggu izinnya keluar dan sedang dalam proses,” dalih Nasikin.

Kendati begitu, Nasikin memastikan pihaknya akan menempuh mekanisme atau aturan pembuatan sumur artesis. Pihaknya juga mengklaim baru mengantongi izin dari warga sekitar dan sering berkoordinasi dengan forum warga setempat.

“Semuanya ada surat pernyataannya. Tapi yang pasti belum ada kegiatan apapun untuk pengeboran walaupun sempat melakukan pengetesan,” tegasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan
Warga Geruduk Pengembang Perumahan di Nagrak, Tuntut Janji yang Tak Kunjung Ditepati

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB