JURNALSUKABUMI.COM – Pencairan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap ke dua bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bank BRI Cabang Sukabumi kembali membludak.
Para pelaku UMKM di Sukabumi ini, rela berdesak – desakan. Hingga tak sedikit yang mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker dan menjaga jarak.
Pantauan dari lokasi, sekitar pukul 13.18 WIB Jum’at (18/12), ratusan masyarakat masih memadati bank BRI yang berada di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi. Selain itu sekelompok masyarakat pun sampai rela mengantri di halaman bank karena ketiadaan fasilitas tempat duduk. Sementara didalam ruangan, deretan kursi sudah terisi penuh.
Diketahui antrian itu terjadi sejak pukul 07:30 WIB. Warga sudah mulai membludak dan mengular dalam antrian. Bahkan sebagian warga yang akan mencairkan dana, berasal dari Wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Ya, penuh antriannya. Ini terjadi sejak pagi tadi, ada yang berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ujar salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.
Saat disambangi, Rudi (30) salah satu warga Cisaat Kabupaten Sukabumi, mengaku dia datang sejak pukul 06.30 WIB. Karena dia tidak tersalip yang lain.
Cerita lainnya disampaikan oleh wanita paruh baya bernama Kokom. Selepas salat Subuh, dia bergegas datang ke BRI, agar tidak terjebak kerumunan. Kokom dapat informasi lewat pesan singkat dari BRI. “Hari Jumat dapat SMS dari BRI, saya ingin ngecek langsung ke BRI. Pas datang, ternyata sejak pagi sudah penuh bahkan sampai keluar penuhnya,” kata Kokom kepada wartawan. Jum’at (18/12/2020).
Senada dengan Kokom, seorang pedagang sayuran, Rudi, mengaku risih dan khawatir jika harus masuk lautan manusia. Apalagi pandemi Covid -19, semakin mengalami peningkatan.
“Takut sih tapi mau gimana lagi, kalo gak gini gak dapat bantuan modal itu secepatnya, apalagi saat ini ekonomi sedang susah,” pungkasnya.
Reporter : Rizky Miftah II Redaktur: Usep Mulyana












