Pancaroba di Kota Sukabumi Rawan Longsor, Daerah Mana Saja ?

Kamis, 15 Oktober 2020 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Memasuki musim hujan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan tujuh kecamatan diwilayah rawan terjadi bencana longsor. Kamis (15/10/20).

Kepala BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani mengatakan, dari tujuh kecamatan tersebut lanjut, terdapat sebanyak 33 titik rawan terjadi longsor, 18 titik diantaranya masuk dalam kategori tinggi, delapan lainnya sedang dan 10 titik rendah.

“Resiko rawan longsor tersebut dengan kategori sedang itu paling banyak terdapat di wilayah Kecamatan Gunungpuyuh Lembusitu, Citamiang, sedangkan sisanya tersebar dibeberapa kecamatan lain,” ujarnya kepada wartawan.

Lanjut dia, untuk titik rawan longsor dengan resiko sedang berada di Kecamatan Warudoyong, Gedongpanjang. Dari dua kecamatan tersebut terdapat beberapa kulurahan yang memiliki kerawanan sedang hingga rendah.

Sedangkan untuk Kecamatan yang rawan terjadi longsor dengan resiko tinggi itu berada di Kecamatan Cikole berada di Kelurahan Cisarua, Subangjaya, Selabatu dan Cikole.

Selain itu, Kecamatan Gunung Puyuh, juga menjadi wilayah tinggi terjadi bencana longsor salahsatunya berada di Keluraha Gunung Puyuh, Sriiwidari, Karang Tengah dan Karamat.

“Sisanya tersebar dibeberapa Kecamatam lain yang berada di Kota Sukabumi,” singkatnya.

Lanjut dia, adanya potensi longsor dibeberapa wilayah tersebut karena, dipengaruhi beberapa faktor, seperti peralihan dari musim kemarau ke hujan. Namun, untuk mengurangi resiko bencana ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi dibeberapa titik wilayah di Kota Sukabumi.

“BPBD Kota Sukabumi, terus melakuka. sosialisasi kepada warga untuk mengurangi resiko dari bencana ini, termasuk di lokasi resiko tinggi terjadi bencana longsor,” tutupnya.

Reporter : Rizky Miftah || Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:43 WIB

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Berita Terbaru