Sering Terjadi Gempa, BPBD Kota Sukabumi Ingatkan Hal Ini!

Minggu, 13 September 2020 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengecek kondisi bangunan. menyusul rentetan gempa bumi yang sering terjadi di wilayah Kota Sukabumi beberapa hari ini.

Kepala pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imron Wardani mengatakan, meskipun belum diketahui apakah rentetan gempa tersebut bisa memicu gempa yang lebih besar dari aktifitas sesar Cimandiri. Namun, Ia meminta masyarakat untuk tetap waspada.

“Warga agar selalu rajin mengecek rumah dan lingkungan dengan memastikan bangunan rumah,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (13/09/20).

Lanjut dia, himbauan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih besar ataupun terjadinya korban jiwa, mengingat Sukabumi termasuk wilayah rawan gempa.

“Karena sampai saat ini belum ada alat yang bisa memprediksi terjadinya bencana. Oleh karena itu, untuk mencegah segala kemungkinan masyarakat harus tanggap apabila ada retak pada bangunan agar segera melakukan perbaikan untuk penguatan bangunan supaya tidak terjadi kerusakan yang lebih besar,” tuturnya.

Lebih jelas dia mengatakan, rentetan gempa yang terjadi di beberapa berlokasi, yakni di darat pada jarak 18 km Tenggara Kota Sukabumi pada kedalaman 10 kilometer, 7.11 LS – 106.93 BT (21 km Barat Daya Kota Sukabumi), Kedalaman 3 Kilometer, 7.11 LS – 106.93 BT (20 km Selatan Kota Sukabumi), Kedalam 4 Km dan 7.11 LS – 106.93 BT (21 km Barat daya Kota-Sukabumi), Kedalaman 3 Kilometer.

“Sedangkan kekuatannya berkisar antara magnitudo 2,4 sampai 3,3. Jenis gempanya tektonik,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diakibatkan oleh rentetan gempa tersebut. Namun dari kerusakan yang terjadi di Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, 4 September lalu menimbulkan kerugian kurang lebih Rp 57 juta.

“Sebagai upaya mitigasi gempa, BPBD akan terus menghimbau agar pemerintah, masyarakat dan swasta serius dalam mewujudkan bangunan aman gempa serta memahami cara sesaat saat terjadi gempa bumi karena Sukabumi merupakan wilayah rawan gempa,” pungkasnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB