Awal Agustus, Penjual Pernak-pernik Hari Kemerdekaan di Sukabumi Bermunculan

Senin, 3 Agustus 2020 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 masih 14 hari lagi. Pedagang bendera merah putih, umbul-umbul dan pernak-pernik untuk memeriahkan Dirgahayu RI di Kota Sukabumi mulai bermunculan di berbagai lokasi.

Salah satu lokasinya berada di Jalan Nyomplong Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Tempat ini sudah belasa tahun menjadi sentra penjualan umbul umbul dan bendera merah putih.

Para pedagang membuka lapak mulai depan Lapas Kelas II B Nyomplong hingga pertigaan arah menuju Pasar Pasundan. Setidaknya ada lima lapak yang menjual keperluan berbagai bendera dan umbul-umbul merah putih.

Namun para pedagang mengeluh, kondisinya berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2019, misalnya, nasyarakat sudah berburu bendera dan umbul-umbul pada awal Agustus.

“Sekarang masih sepi jika dibanding tahun sebelumnya, tapi biasanya tanggal 10 Agustus mulai ramai,” ujar Budi (39) salah satu pedagang bendera yang berjualan di Jalan Nyomplong Kota Sukabumi, kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (03/08/20).

Budi pun tidak mengetahui persis penyebab lesunya penjualan bendera. Keduanya hanya menduga, masih sepinya pembeli bendera dan umbul-umbul bisa jadi dampak pandemi virus corona.

Sementara itu lanjut Budi, untuk harga bendera pun tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan untuk bendera upacara berukuran besar ia mematok harga sebesar Rp 80.000 sedangkan untuk bendera berjenis umbul – umbul di kisaran harga Rp 25.000.

“Ada peningkatan harga jika dibanding tahun sebelumnya mungkin karena efek Corona juga jadi harganya naik,” tutupnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:33 WIB