JURNALSUKABUMI.COM – Si Pingky bus yang merupakan hibah dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk Kota Sukabumi mulai beroperasi, bus yang diberi nama Ayo Jalan Jalan Ke Kota Sukabumi (AJAK KAMI) ini mulai melakukan rute perjalan mengelilingi wilayah bersejarah hingga tempat wisata yang berada di Kota Sukabumi.
Sesuai pantauan di lokasi, si pingky setiap hari selalu terparkir di depan gedung Pendopo Kota Sukabumi. Tepatanya di Jalan Ahmad Yani, untuk menunggu penumpang. Masyarakat pun dari mulai anak – anak hingga dewasa sudah banyak dan mulai berbondong – bondong mengantri untuk bisa menaiki mobil bus yang berwarna pink eksotis ini.
Untuk naik dan melakukan perjalanan di ketahui masyarakat hanya merogoh kocek sebesar Rp. 5000 rupiah dalam sekali perjalanannya, Lantaran, bus si pingky yang di kelola oleh Organda Dinas Perhubungan Kota Sukabumi sedang melakukan promo.
Saat disambangi, Reni (30) salasahtu penumpang asal Kacamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, dirinya mengaku jauh – jauh sengaja datang ke Kota Sukabumi hanya sekedar untuk menaiki bus Bandrosnya Kota Sukabumi itu, terlebih saat ini Organda Dishub sebagi pihak pengelola sedang melakukan promo.
“Katanya sedang promosi jadi ongkos nya hanya Rp. 5000 tapi nanti kata pengelola harganya kembali normal ongkos anak-anak katanya 10.000 untuk dewasa 20.000,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com.
Lanjut dia, dirinya mengaku untuk tarif ongkos saat
Ini sangatlah wajar. Lantaran, rute yang nantinya akan dijajakan lumayan cukup jauh dari mulai Jalan protokol Kota Sukabumi hingga ke Jalan Lingkar Selatan Jalur .
“Untuk rutenya katanya muter di wilayah Kota Sukabumi hingga jalur, untuk ongkos Rp 5000 rupiah lumayan karena jauh juga perjalanan nya,” katanya.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman membenarkan terkait pengoperasian mobil bus tersebut, namun, untuk teknis dari mulai rute hingga ongkos si pinky ia menyarankan untuk menanyakannya ke Organda, pasalnya bus Si Pinky ini di kelola oleh organda.
“Ia betul untuk teknis nya bisa ke Organda karena itu yang mengelolanya Organda. Namun, untuk Bus yang berwarna ungunya belum karena kita masih menunggu Perwal dari Wali Kota Sukabumi untuk Juklal Juknis Bus nya karena pengoperasiannya harus mengacu pada Perwal,” pungkasnya.
Reporter: Riki Rahardian || Redaktur: FK Robbi












