JURNALSUKABUMI.COM – Sekolah tidak hanya menjadi ruang untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membentuk karakter dan menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya. Semangat itu terlihat dalam peringatan Milad ke-19 SMP Negeri 2 Bantargadung atau Sebada, Kabupaten Sukabumi.
Melalui rangkaian kegiatan milad, SMPN 2 Bantargadung memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal seni budaya warisan leluhur. Penampilan tari tradisional menjadi salah satu kegiatan yang mencuri perhatian dalam perayaan tersebut.
Para siswi tampil dengan busana bernuansa cokelat keemasan, hiasan kepala khas, serta selendang kuning yang bergerak mengikuti irama. Di hadapan warga sekolah, penampilan itu menjadi gambaran bahwa pendidikan seni dapat menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini.
Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menjaga agar seni tradisi tetap dikenal generasi muda, bukan sekadar menjadi cerita masa lalu.
Kepala SMPN 2 Bantargadung, Asep Budi Iwa, mengatakan peringatan Milad ke-19 Sebada diisi dengan beragam kegiatan yang melibatkan kreativitas dan potensi siswa. Mulai dari penampilan seni, pidato, kepramukaan hingga sejumlah perlombaan yang dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.
Tak hanya berfokus pada pengembangan potensi siswa, kegiatan milad juga diisi dengan aksi sosial. Sebanyak 69 paket santunan disiapkan bagi anak yatim dan piatu dari sembilan sekolah dasar di wilayah sekitar serta siswa SMPN 2 Bantargadung.
“Walaupun persiapannya mendadak, alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan luar biasa. Kami juga mengadakan santunan untuk anak-anak yatim dan piatu dari sembilan sekolah dasar di wilayah sini serta anak-anak dari SMP Negeri 2 Bantargadung. Jumlahnya hampir 69 paket,” ujar Asep Budi Iwa, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, peringatan hari jadi sekolah menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara lingkungan pendidikan dan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa.
Memasuki usia ke-19, SMPN 2 Bantargadung juga berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan para alumni. Dukungan alumni yang telah berhasil di berbagai bidang dinilai berpotensi menjadi salah satu dorongan bagi kemajuan sekolah.
“Ke depannya kami ingin ada kolaborasi dengan para alumni, sehingga SMP Negeri 2 Bantargadung bisa berkembang lebih baik lagi. Mudah-mudahan ada alumni yang sudah sukses dan bisa ikut membantu kegiatan ini,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha
Redaktur: Ujang Herlan













Komentar