JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi memprediksi jumlah pemohon Kartu Kuning atau AK-1 akan mengalami lonjakan signifikan pada Juni 2026 mendatang. Peningkatan tersebut dipicu momentum kelulusan siswa SMA dan SMK yang mulai berburu pekerjaan.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Endang Sopian, mengatakan hingga pertengahan Mei 2026 tren permohonan AK-1 masih tergolong normal.
“Sejak awal Mei sampai tanggal 18, jumlah masyarakat yang mengakses layanan pembuatan Kartu Kuning tercatat sekitar 868 orang. Angka ini masih relatif normal,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Endang, belum melonjaknya jumlah pemohon disebabkan banyak lulusan sekolah yang masih menunggu penerbitan ijazah sebagai salah satu syarat utama pembuatan AK-1.
“Para lulusan baru umumnya belum memegang ijazah, sehingga belum bisa mengunggah dokumen persyaratan. Biasanya lonjakan mulai terlihat pada Juni,” jelasnya.
Ia menyebutkan, pada April 2026 jumlah pemohon AK-1 berada di kisaran 1.200 orang. Namun pada Juni mendatang, Disnakertrans memperkirakan jumlah tersebut bisa meningkat hingga dua kali lipat.
Mengantisipasi potensi membludaknya pemohon, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi memastikan pelayanan pembuatan Kartu Kuning tetap berjalan optimal dan tidak dipungut biaya.
“Pelayanan AK-1 di Disnakertrans itu gratis. Semua proses dilakukan melalui sistem resmi yang sudah terintegrasi, sehingga masyarakat tidak perlu menggunakan jasa calo,” tegasnya.
Selain mempermudah proses administrasi, lanjut Endang, sistem tersebut juga membantu pencari kerja memperoleh informasi dan arahan terkait peluang kerja sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing.
Disnakertrans pun mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik percaloan maupun penawaran kerja ilegal yang berpotensi merugikan pencari kerja.
“Kami mengimbau masyarakat mengikuti prosedur resmi pemerintah agar terhindar dari penipuan, termasuk risiko Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” pungkasnya.
Redaktur: Ujang Herlan











