Satgas Saber Pangan Pemkot Sukabumi Awasi Harga dan Mutu Selama Ramadan hingga IdulFitri 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan, belum lama ini mulai bergerak mengintensifkan pengawasan harga dan kualitas bahan pokok di sejumlah pasar.

Langkah tersebut, untuk memastikan stabilitas harga dan keamanan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan IdulFitri 2026. Pengawasan dilakukan di Pasar Tipar Gede, Pasar Pelita, serta Pasar Modern. Satgas dibentuk atas arahan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), sebagai respons atas potensi lonjakan harga dan praktik pelanggaran distribusi pangan saat momentum hari besar.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Een Rukmini menegaskan, pengawasan tidak lagi sebatas imbauan, tetapi disertai kewenangan penindakan.

“Pemerintah melalui Bapanas membentuk Satgas Saber untuk mengawasi harga, keamanan, dan mutu pangan, khususnya saat HBKN. Intinya, negara hadir melindungi masyarakat agar memperoleh pangan yang aman dan sesuai ketentuan harga,” ujarnya.

Satgas melibatkan unsur Diskumindag, DPMPTSP, DKP3, kepolisian, serta Bulog. Tim diberi mandat melalui Surat Keputusan (SK) dari Bapanas untuk melakukan tindakan tegas terhadap produsen maupun distributor yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Penjualan (HAP).

“Jika ditemukan pelanggaran, tidak lagi sekadar pembinaan. Ada langkah tegas sesuai kewenangan,” jelasnya.

Adapun komoditas yang menjadi fokus pengawasan meliputi beras, daging sapi, daging kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, cabai merah keriting, cabai merah besar, minyak goreng, gula konsumsi. Termasuk juga jagung dan kedelai.

Di sisi lain, hasil pemantauan harga menunjukkan adanya koreksi pada beberapa komoditas hortikultura. Cabai merah besar (lokal) turun dari Rp75.000 menjadi Rp65.000 per kilogram (kg). Cabai merah besar jenis lainnya turun dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kg.

“Kemudian cabai rawit hijau terkoreksi dari Rp70.000 menjadi Rp60.000 per kg, cabai rawit merah dari Rp120.000 menjadi Rp110.000 per kg, serta bawang merah Jawa dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kg,” terangnya.

Menurutnya, penurunan harga dipicu peningkatan pasokan akibat musim panen, di tengah permintaan konsumen yang relatif melandai.

“Pasokan meningkat karena petani memasuki masa panen, sementara permintaan tidak setinggi sebelumnya. Mekanisme pasar bekerja, sehingga harga terkoreksi turun,” bebernya.

Een memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok tetap aman. “Hingga saat ini harga relatif stabil, distribusi lancar, dan stok tersedia. Namun pengawasan tetap kami perketat agar tidak ada spekulasi atau permainan harga,” pungkasnya.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air
Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital
90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
BPR Sukabumi Hadiri Peringatan Harkitnas 2026, Perkuat Komitmen Dukung Transformasi Digital
Jelang Iduladha, Berkah Mandiri Tawarkan Sapi Kurban Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:53 WIB

BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Senin, 22 Juni 2026 - 12:32 WIB

SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:50 WIB

Permudah Akses Produk Perbankan, BPR Sukabumi Hadirkan SIMPEN Berbasis Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:04 WIB

90 UMKM Sukabumi Dibina Naik Kelas, Fokus Tingkatkan Kualitas Produk dan Perluas Pasar

Berita Terbaru

OPINI

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:29 WIB