Soal BPJS PBI Dinonaktifkan, Ini Harapan Anggota DPRD Faizal Akbar Awaludin!

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Faizal Akbar Awaludin turut bersuara atas dampak penonaktifan BPJS kesehatan penerimaan bantuan iuran (PBI) di Kabupaten Sukabumi.

Politis muda ini menilai dari peristiwa itu akan timbul dampak yang signifikan atas kurangnya hak-hak layanan kesehatan bagi masyarakat.

Oleh karenanya, sebagai perwakilan rakyat yang membidangi komisi kesehatan Faizal meminta BPJS bisa selektif dan mengaktifkan kembali data masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“BPJS sangat penting karena menyangkut unsur vital masyarakat apalagi menengah ke bawah. Kami dari DPRD akan segera berkoordinasi dan memperjuangkan kembali hak itu,” ujarnya kepada Jurnalsukanumi.com, Rabu (11/2).

Selain itu, Faizal meminta Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi melakukan evaluasi supaya lebih teliti dan selektif saat pemutakhiran data. Kemudian jangan sampai salah atau ada yang keliru dalam pendataan.

“Ya, intinya kami tegaskan kepada dinas terkait untuk lebih peka, mana yang layak mendapatkan BPJS Kesehatan PBI dan mana yang tidak seharusnya mendapatkan,” tegasnya.

Faizal mendorong, untuk langkah ke depannya maka harus ada tindakan serius dari dinas terkait dan kemungkinan juga bisa dibuatkan pansus.

“Jadi mari bersama-sama mulai dari Dinsos, Dinkes, dan aparatur desa untuk membenahi data dari bawah,” pungkasnya.

Reporter: Rizki Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru