BPJS PBI Nonaktif, RS Bunut Komitmen Siap Prioritaskan Layanan Kesehatan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Belum lama ini, sejumlah peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) mendadak mengalami status kepesertaan nonaktif. Kondisi ini memunculkan banyak pertanyaan terkait alasan serta langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur UOBK RSUD R. Syamsudin, S.H, Yanyan Rusyandi, menjelaskan berdasarkan informasi yang beredar terkait dengan terdapat kepesertaan BPJS PBI yang tiba-tiba dinonaktifkan itu merupakan kewenangan di Kementerian Sosial.

Sedangkan BPJS PBI, itu adalah badan yang hanya menyelenggarakan saja, sehingga pada saat preminya dibayar oleh negara PBI, maka BPJS membuat sistem kartunya itu aktif. Maka dari itu, pihaknya berprinsip bahwa rumah sakit hanya bisa melayani.

“Secara teknis, kami rumah sakit pemberi pelayanan kesehatan, sementara BPJS tugasnya memberikan pelayanan, kalau kartunya aktif maka bisa menjaminkan ke BPJS, jika sebaliknya berarti tidak bisa menagih ke BPJS, secara prinsipnya gitu,” ujar Yayan kepada Jurnalsukabumi.com, Rabu (11/2).

Dengan itu, orang nomor satu di rumah sakit yang sering disebut RS Bunut ini menjelaskan, maka sebagai alternatif apa yang dilakukan oleh rumah sakit yaitu di masa transisi proses pengurusan, maka pihaknya tetap mementingkan pelayanan.

“Intinya kami akan melayani meski ada kekhawatiran akan kartu BPJS tidak aktif,” Jelasnya.

Karena kata Yanyan, dengan banyaknya sejumlah peserta BPJS Kesehatan PBI yang mendadak mengalami status kepesertaan nonaktif, rumah sakit akan lebih mengutamakan pasien terlebih dahulu, terlebih sekarang sudah ada surat edaran dari Kementerian Kesehatan yang isinya bahwa rumah sakit tidak boleh menolak pasien walaupun BPJS nya tidak aktif.

“Meskipun begitu, kami juga mempunyai strategi yaitu memberikan bantuan kepada pasien yang tidak mampu bayar dengan salah satu dari UPZ, dari zakat karyawan,” tandasnya.

Reporter: Rizqi Taupiq | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi
Wujud Kepedulian, SPPG se-Kecamatan Cibadak Kembali Bedah Dua Rumah Lansia di Desa Neglasari
Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi
Momentum Idul Adha 1447 H, DPC PERADI Cibadak Tebar Hewan Qurban dan Perkuat Komitmen Advokasi Gratis
DMCG Tebar Kepedulian Idul Adha, Salurkan 1 Sapi dan 29 Domba untuk Warga Cikakak
322 Hewan Kurban Disalurkan Pemkab Sukabumi pada Idul Adha 1447 H
Momen Idul Adha 1447 H, Kang Budi Azhar Mutawali Ajak Masyarakat Wujudkan Sukabumi Mubarokah
Langkah Maju Jawa Barat: Penguatan Kajian Ilmiah Dorong Potensi Panas Bumi

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:56 WIB

Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:17 WIB

Wujud Kepedulian, SPPG se-Kecamatan Cibadak Kembali Bedah Dua Rumah Lansia di Desa Neglasari

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:23 WIB

Hergun Sembelih 12 Ekor Sapi dan 13 Kambing, Libatkan Tokoh Pers Sukabumi

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:25 WIB

Momentum Idul Adha 1447 H, DPC PERADI Cibadak Tebar Hewan Qurban dan Perkuat Komitmen Advokasi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:44 WIB

DMCG Tebar Kepedulian Idul Adha, Salurkan 1 Sapi dan 29 Domba untuk Warga Cikakak

Berita Terbaru