Tampung Aspirasi Nelayan, Heri Gunawan Dapat Keluhan Ketidakjelasan Regulasi Baby Lobster di Sukabumi

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketidakjelasan kebijakan dan regulasi tata niaga baby lobster atau benih bening lobster (BBL) dinilai masih menjadi persoalan serius yang dirasakan nelayan di wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kepastian usaha serta rasa aman nelayan dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Aspirasi tersebut disampaikan oleh Haji Dadi, Ketua Koperasi Alam Sejahtera Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang menaungi lebih dari 100 nelayan pencari baby lobster. Ia menilai hingga saat ini belum terdapat regulasi yang benar-benar jelas, konsisten, dan mudah dipahami oleh nelayan kecil di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Jurnalsukabumi.com mendampingi pelaksanaan program Anggota DPR RI, Heri Gunawan, yang bertajuk “Merajut Tali Silaturahmi, Menggapai Ridho Ilahi” di wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi.

Anggota DPR RI Heri Gunawan bersama Ketua Koperasi Alam Sejahtera Ciracap, H. Dadi.

Menurut Haji Dadi, ketidakpastian aturan membuat nelayan berada dalam posisi yang rentan. Aktivitas penangkapan maupun penampungan baby lobster kerap dilakukan dalam suasana penuh kekhawatiran karena lemahnya kepastian hukum.

“Nelayan ini hanya berusaha mencari nafkah. Namun karena aturan yang belum jelas, mereka sering merasa takut dan ragu dalam bekerja. Kami berharap ada regulasi yang tegas, jelas, dan berpihak pada nelayan kecil,” ujarnya.

Ia juga menilai, regulasi yang kerap berubah tanpa disertai sosialisasi yang memadai justru menimbulkan kebingungan di lapangan. Akibatnya, nelayan dan koperasi lokal menjadi pihak yang paling terdampak, sementara potensi ekonomi pesisir selatan Sukabumi belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kunjungan kerja Anggota DPR RI Heri Gunawan di Ciracap Kabupaten Sukabumi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPP Partai Gerindra, Heri Gunawan, menyampaikan bahwa berbagai masukan dari nelayan pesisir Sukabumi menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku di DPR RI.

“Aspirasi dan keluhan yang disampaikan para nelayan ini tentu akan kami tampung dan kami catat. Selanjutnya akan kami sampaikan kepada kementerian serta pihak-pihak terkait di tingkat pusat sebagai bahan masukan dan pertimbangan,” ujar Hergun, sapaan akrab Heri Gunawan.

Ia menilai penting adanya regulasi tata niaga baby lobster yang mampu memberikan kepastian hukum bagi nelayan, namun tetap memperhatikan aspek keberlanjutan sumber daya kelautan.

“Diperlukan kebijakan yang lebih jelas, komunikatif, dan mudah dipahami, sehingga nelayan dapat menjalankan aktivitasnya dengan tertib dan tanpa rasa khawatir. Regulasi tersebut juga harus mampu menjamin kesejahteraan nelayan serta menjaga keberlangsungan lingkungan hayati, agar pemanfaatan sumber daya laut dapat berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Hergun menegaskan bahwa DPR RI akan berperan sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat pesisir dan pemerintah pusat, dengan mendorong terbangunnya komunikasi yang konstruktif dalam perumusan kebijakan ke depan.

“Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait sebagai masukan konstruktif. Harapannya, ke depan kebijakan tata niaga baby lobster dapat memberikan kepastian hukum, menjaga kelestarian lingkungan, dan secara nyata meningkatkan kesejahteraan nelayan,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukber SMSI Sukabumi Raya: Pererat Silaturahmi Sekaligus Bentuk Panitia Pelantikan Pengurus Periode 2025-2028
Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah
DP3A Sukabumi Dampingi Korban Kasus Pelecehan Seksual di Cicantayan
DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD
BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Cairkan Tahara 2026, Dana Capai Rp1,4 Miliar
Wujud Kepedulian Hergun, Relawan Manuk Dadali Sebar Takjil dan Sembako
HUT SMSI ke 9: SMSI Kabupaten Bekasi Gandeng Brimob dan Aliansi Ormas Bekasi Bagikan Takjil Buka Puasa
Disnakertrans Sukabumi Permudah Masyarakat Lewat Pelayanan Digital SIAPKerja

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:28 WIB

Bukber SMSI Sukabumi Raya: Pererat Silaturahmi Sekaligus Bentuk Panitia Pelantikan Pengurus Periode 2025-2028

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:20 WIB

Kebersihan Wisata Bukan Hanya Tugas DLH, Kadispar: Wisatawan dan Pelaku Usaha Harus Peduli Sampah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:36 WIB

DPRD Sukabumi Nilai PT Indolakto Kooperatif Urus Izin, Perluasan Usaha Berpotensi Tambah PAD

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:50 WIB

BPR Sukabumi Cabang Jampangkulon Cairkan Tahara 2026, Dana Capai Rp1,4 Miliar

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:33 WIB

Wujud Kepedulian Hergun, Relawan Manuk Dadali Sebar Takjil dan Sembako

Berita Terbaru