P29C Dukung Penggabungan 9 Kecamatan ke Kota Sukabumi

Rabu, 24 September 2025 - 17:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pergerakan Pemuda 9 Cita (P29C) secara tegas menyatakan dukungannya terhadap rencana penggabungan sembilan kecamatan ke dalam wilayah administrasi Kota Sukabumi. Menurut P29C, langkah tersebut dinilai realistis dan dibutuhkan guna meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Adapun sembilan kecamatan yang dimaksud antara lain Sukalarang, Gegerbitung, Sukaraja, Kebonpedes, Cirenghas, Gunungguruh, Sukabumi, Cisaat, dan Kadudampit.

Ketua P29C, Dasep Suryana atau yang akrab disapa Kang Izul, mengatakan bahwa penggabungan tersebut merupakan pilihan terbaik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, selama ini pelayanan publik di sembilan kecamatan tersebut belum optimal karena wilayah Kabupaten Sukabumi terlalu luas dan pelayanan menjadi tidak merata.

Ketua Pergerakan Pemuda 9 Cita (P29C), Dasep Suryana.

“Kami sangat mendukung rencana ini. Kalau tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pelayanan, saya rasa tidak ada alasan untuk menolaknya. Ini adalah langkah yang tepat,” kata Kang Izul kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (24/9/2025).

Mantan Ketua PC PMII Kota Sukabumi Tahun 2012 ini menambahkan, jika ada pihak-pihak yang menolak rencana ini, maka menurutnya penolakan tersebut bukan berdasarkan kepentingan masyarakat, melainkan karena kepentingan pribadi atau politik.

“Coba bayangkan, masyarakat di sembilan kecamatan ini harus menempuh jarak jauh hanya untuk mengurus administrasi. Waktu dan biaya terbuang. Ini bukti bahwa pelayanan publik belum efisien di bawah naungan kabupaten,” jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di wilayah-wilayah tersebut, mulai dari jalan rusak hingga minimnya fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Ia meyakini, jika masuk ke wilayah Kota Sukabumi, pembangunan akan lebih merata dan pelayanan lebih cepat.

“Jalan kabupaten di daerah kami kondisinya banyak yang rusak. Fasilitas pendidikan dan kesehatan pun belum maksimal. Pemerintah kabupaten terlalu kewalahan karena wilayah yang ditangani terlalu luas,” ulas Kang Izul.

Untuk itu, P29C berharap rencana penggabungan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. Ia menegaskan bahwa masyarakat di sembilan kecamatan sangat menantikan proses penggabungan ini berjalan dengan baik.

“Kami berharap dukungan penuh dari provinsi dan pusat agar proses ini berjalan lancar. Ini aspirasi nyata masyarakat,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Berita Terbaru