JURNALSUKABUMI.COM – Gempa bumi bermagnitudo 3,8 yang terjadi pada Minggu dini hari (21/9/2025) pukul 01.59 WIB mengguncang wilayah Timur Laut Kabupaten Sukabumi.
Getaran dangkal dengan kedalaman 8 km tersebut menimbulkan kepanikan warga, terutama di Kecamatan Kabandungan.
TAGANA Kabandungan, Nurdin Sopian menyebutkan, lima kepala keluarga (5 KK/20 jiwa) terdampak akibat kerusakan rumah di beberapa kampung, yakni Cipeuteuy, Arendah, Cisarua, dan Pajagan.
“Beberapa rumah warga mengalami tembok jebol di bagian kamar mandi hingga sayap bangunan, meski beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” ucap Nurdin, Minggu (21/9/2025).
Korban terdampak di antaranya keluarga Euis Yuningsih, Eman Suherman, Amir Sumitra, Diding, dan Jueriyah.
“Dari data sementara, satu rumah mengalami rusak sedang, sementara empat lainnya mengalami rusak ringan,” tuturnya.
TAGANA bersama P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi, Pemdes Cipeuteuy, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Tim Kesehatan Puskesmas segera melakukan assessment di lokasi. Hingga Minggu pagi, distribusi bantuan belum dilakukan.
Adapun kebutuhan mendesak warga meliputi: Tenda gulung, Makanan siap saji, Paket kebersihan, Logistik dasar lainnya.
Nurdin Sopian menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD, dan unsur terkait lain untuk memastikan kebutuhan warga terdampak segera tertangani.
“Assessment sudah dilakukan sejak dini hari. Saat ini prioritas kami adalah pemenuhan kebutuhan dasar warga dan pendirian tenda darurat bagi keluarga terdampak,” tandasnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan






