FGD di Desa Tangkil Bahas Moderasi Beragama dan Kemitraan Kebersamaan

Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih yang merupakan organ pendukung Presiden Prabowo Subianto menggelar Focus Group Discussion (FGD) digelar di Aula Kantor Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (24/8/2025).

Kegiatan yang menggandeng lansung media wartain.com tersebut mengangkat tema “Membangun Kemitraan Kebersamaan dalam Penanaman Nilai-nilai Moderasi Beragama untuk Wilayah Kabupaten Sukabumi.”

Wakil Ketua Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, Hasan Komarudin mengatakan moderasi beragama adalah cara pandang, sikap dan prilaku beragama yang dianut dan dipraktikkan oleh sebagian besar penduduk negeri ini, dari dulu hingga sekarang. ​​​​​Pemerintah pun menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“FGD digelar di Kabupaten Sukabumi, khususnya di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu ini merupakan bentuk upaya sebuah literasi bagi masyarakat akan pentingnya moderasi beragama,” ujarnya.

FGD ini menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya KH. Buya Royanudin, AS (Ketua III MUI Kabupaten Sukabumi), KH. Dr. Ujang Badrussalam (Ketua Pokjawas Kemenag Kabupaten Sukabumi), Mulya Hermawan (Ketua PWI Kabupaten Sukabumi), serta Ijang Sehabudin (Kepala Desa Tangkil).

FGD Moderasi Beragama di Aula Kantor Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (24/8/2025).

“Dalam paparannya, para narasumber menekankan pentingnya membangun kesadaran bersama untuk menanamkan nilai moderasi beragama, khususnya di tengah masyarakat yang majemuk. Dan sebagai tindak lanjut dari kasus retret pelajar yang viral kemarin di sini,” ungkapnya.

Moderasi beragama dinilai mampu memperkuat persatuan, menekan potensi konflik, sekaligus menjadi fondasi kehidupan sosial yang harmonis.

Kepala Desa Tangkil, Ijang Sehabudin, menyambut baik terselenggaranya FGD ini di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ajang kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, media, dan masyarakat untuk menjaga kebersamaan di tingkat desa hingga kabupaten.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Mulya Hermawan, menambahkan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama agar lebih dipahami dan dipraktikkan oleh masyarakat luas.

FGD ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbentuknya sinergi lintas sektor dalam memperkuat pemahaman moderasi beragama, demi terciptanya lingkungan yang rukun, damai, dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:43 WIB

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Berita Terbaru