Warga Kebonjati Keluhkan Saluran Irigasi Diduga Tercemar Limbah Hotel

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga di Kampung Kebonjati, Gang H. Marsudi, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan pada saluran irigasi mereka.

Air di saluran tersebut dilaporkan menjadi keruh dan berbau menyengat, yang diduga berasal dari limbah Hotel Horison yang berjarak sekitar 20 meter dari permukiman warga.

Dede Samsudin (56), Ketua RT 04, mengungkapkan bahwa masalah pencemaran limbah ini sudah lama terjadi, bahkan pernah muncul dua tahun lalu dan kembali terulang pada Sabtu, 12 Juli 2025.

“Limbahnya itu seperti gumpalan gitu, kaya karet yang bekas dibakar, baunya menyengat,” kata Dede pada Jumat (17/07/2025).

Dampak Parah pada Budidaya Ikan Warga
Dampak paling signifikan dari pencemaran ini adalah matinya ikan-ikan yang dibudidayakan warga di kolam.

Dede menyebutkan bahwa lima kolam warga terdampak, dengan total sekitar 96 kilogram ikan lele, mas, dan nila ditemukan mati pada Sabtu, 12 Juli 2025.

“Saking keras limbahnya ikan mati itu di 5 kolam. Yang ditimbangnya sekitar 96 kiloan,” imbuhnya.

Warga berharap pihak hotel segera bertanggung jawab dan mengembalikan kebersihan saluran air yang dulunya jernih.

“Tuntutan warga enggak neko-neko apalagi yang punya kolam. Dulunya saluran air bersih mau kembali lagi bersih, gimana caranya, gitu,” tegas Dede.

Menanggapi keluhan warga, Sunarso selaku Humas Hotel Horison menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya telah membangun pipa untuk mengalirkan limbah langsung ke Sungai Cileles, menghindari saluran irigasi warga.

Namun, pipa tersebut diduga dipotong oleh warga karena kekurangan air untuk kolam budidaya ikan mereka.

“Pipa yang sudah dipasang, diduga dipotong oleh warga karena kekurangan air untuk dialirkan ke kolam budidaya ikan. Oleh karena itu, menurutnya limbah masuk kembali ke kolam ikan warga,” terang Sunarso pada Sabtu (18/07/2025).

Sunarso membantah bahwa limbah hotel berbahaya, karena Hotel Horison sudah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan limbah padatnya rutin disedot.

Ia menduga kematian ikan disebabkan oleh berbagai limbah yang bercampur di selokan, bukan hanya dari hotel.

“Ya namanya solokan kan dari mana-mana dari hulu sana kita juga ga tahu limbahnya apa-apa,” ujarnya.

Pihak hotel dan warga telah melakukan musyawarah di kelurahan. Saat ini, mereka menunggu hasil kajian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi mengenai dugaan pencemaran tersebut.

Sunarso juga memastikan bahwa Hotel Horison telah memenuhi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL).

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru