Dua Remaja Tertemper Kereta Api Siliwangi di Cireunghas Sukabumi

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dua remaja berinisial SR (17) dan MM (16) mengalami luka-luka setelah tertemper Kereta Api (KA) Siliwangi KA 341 rute Cipatat-Sukabumi pada Jumat (18/07/2025), sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa nahas ini terjadi di areal lintasan kereta api KM 64+6/7, Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa laporan awal diterima oleh Polsek Cireunghas dari petugas PT. KAI yang bertugas di Stasiun Gandasoli.

“Piket siaga Mako Polsek Cireunghas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan. Kami juga telah melakukan pemeriksaan saksi dan olah TKP, serta menghubungi Unit Laka Polres Sukabumi Kota,” terang AKP Astuti.

Korban SR, warga Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, dan MM, warga Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Sukabumi.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kedua korban baru saja pulang mengantar anak sekolah. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor dan menyeberang rel kereta api tanpa palang pintu.

Diduga, korban tidak melihat dan tidak mendengar adanya kereta api yang akan melintas.

“Bagian belakang sepeda motor korban terserempet kereta api. Kondisi mesin sepeda motor saat itu juga mati,” tambahnya.

Langkah-langkah yang telah diambil pihak kepolisian meliputi mendatangi TKP, mencari saksi-saksi, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan keamanan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru