Bupati Jawab Pandangan Fraksi DPRD: Menuju Tata Kelola Pajak yang Adil dan Modern

Senin, 14 April 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, saat menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi yang digelar Senin, (14 /4/2025), Bupati Asep Japar menjawab satu per satu masukan dari tujuh fraksi menunjukkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyempurnakan kebijakan fiskal daerah.

Bupati menyatakan apresiasinya terhadap saran dan catatan yang diberikan para anggota dewan. Menurutnya, semua masukan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan lanjutan agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar solutif dan aplikatif.

“Kami sependapat dengan pandangan fraksi yang mendorong agar pengelolaan pajak dan retribusi tidak hanya fokus pada penerimaan, tapi juga pada keadilan dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Dalam penjelasannya, Bupati memaparkan bahwa Pemkab Sukabumi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) telah mengimplementasikan sistem informasi pajak berbasis teknologi. Namun, ia mengakui bahwa upaya ini harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur pajak.

“Penguatan kompetensi SDM adalah prioritas kami. Karena sistem yang canggih pun tidak akan maksimal tanpa aparatur yang memahami tugas dan tanggung jawabnya,” jelasnya.

Menjawab isu peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Bupati menegaskan strategi membangun perangkat daerah yang bersifat incomer, yakni mampu secara aktif menggali pendapatan dari berbagai potensi daerah baik melalui optimalisasi pajak, retribusi, maupun pemanfaatan aset daerah.

“Kerja sama dengan sektor swasta, pemerintah pusat, dan provinsi akan terus kami dorong agar kemandirian fiskal bisa terwujud,” tambahnya.

Kabupaten Sukabumi yang dikenal kaya akan potensi alam pun menjadi sorotan. Dalam jawaban Bupati, disebutkan bahwa potensi yang belum tergarap optimal, seperti wisata alam, hasil bumi, dan sektor jasa lokal akan didorong untuk menjadi sumber retribusi baru yang berkelanjutan.

“Kita punya kekayaan alam yang luar biasa. Ini saatnya dikelola secara bijak untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati berharap pembahasan bersama dengan DPRD, khususnya melalui Bapemperda, dapat menyempurnakan substansi Raperda, baik dari aspek hukum maupun pelaksanaannya di lapangan.

“Semoga Raperda ini menjadi regulasi yang tidak hanya kuat di atas kertas, tapi juga berdampak nyata bagi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya .

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak
Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan
Peringati May Day, M. Reza Taojiri Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Sinergi
DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Bupati Sukabumi Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
DPRD Minta Pemerataan Infrastruktur di Kota Sukabumi pada RKPD 2027

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:15 WIB

Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03 WIB

Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Perda Larangan Miras Tetap Berlaku, Wacana Revisi Ditolak

Senin, 4 Mei 2026 - 12:10 WIB

Dewan Bayu Turun ke Akar Tradisi, Dorong Patanjala Jadi Instrumen Kebijakan Lingkungan

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Senin, 11 Mei 2026 - 23:03 WIB