JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Lodaya 2025 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, di Terminal Tipe A Jalur Lingsel Kota Sukabumi, Kamis (20/03/2025).
Apel yang dipimpin oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, ini menandai kesiapan penuh aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama musim mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Pagi ini, kami telah melaksanakan Apel Gelar Pasukan, dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti miras dan knalpot brong, pemeriksaan kesehatan pengemudi, dan pengecekan kendaraan,” ujar AKBP Rita Suwadi.
Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi angkutan umum, termasuk pemeriksaan EKG, tensi, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan urine juga dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan pengemudi bebas dari pengaruh narkoba.
“Kami juga telah melakukan pengecekan jalur lalu lintas dari Sukalarang hingga Cibolang. Secara umum, kondisi jalan kondusif, meskipun ada beberapa lubang kecil yang sudah kami laporkan ke Dinas PUPR untuk segera diperbaiki,” jelasnya.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 28-29 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan pada tanggal 5-8 April. Selama Operasi Ketupat Lodaya 2025, kendaraan berat tidak diizinkan beroperasi untuk kelancaran arus lalu lintas.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan selama musim mudik dan perayaan Idul Fitri. Laporkan segera kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ungkapnya.
Kompol Deden Sulaiman, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota menambahkan, sebanyak 683 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 433 anggota Polri, 250 personel dari instansi terkait, dan 190 personel dari organisasi kemasyarakatan dan organisasi pemuda (OKP).
Mereka akan ditempatkan di 15 pos pengamanan, yang terdiri dari 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan, dan 13 pos pengamanan yang tersebar di berbagai titik strategis.
“Kami telah menempatkan personel tambahan di enam lokasi wisata di wilayah kabupaten yang masuk wilayah hukum kota, serta empat lokasi wisata di wilayah Kota Sukabumi, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik dan pengunjung,” ujar Deden.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Sukabumi Kota juga memusnahkan 4.048 botol minuman keras berbagai merek, hasil dari operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar selama dua bulan sebelum Ramadan.
“Pemusnahan ini sebagai upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akibat konsumsi miras,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ujang Herlan












