Menteri Fadli Zon Dorong Pengembangan Budaya Lokal di Sukabumi

Rabu, 29 Januari 2025 - 17:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, sangat mengapresiasi upaya pelestarian budaya lokal seperti permainan Boles (Bola Leungeun Seuneu) yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Fadli Zon menekankan pentingnya pengembangan dan pemanfaatan kearifan lokal untuk memperkaya khasanah budaya Indonesia.

“Menurut saya ini merupakan kearifan lokal yang saya kira sangat unik dan khas dan tentu perlu ada pengembangan dan juga pemanfaatan,” kata Fadli.

Ia juga mendorong pesantren-pesantren lain untuk aktif melestarikan budaya daerah masing-masing.

“Kita berharap pesantren-pesantren juga lebih banyak mengembangkan budaya terutama yang sesuai dengan budaya di daerah atau kearifan lokal,” jelasnya.

Menteri Fadli Zon mengaku tertarik mencoba permainan Boles dan melihat potensi besarnya sebagai olahraga unik yang khas Indonesia. Ia berharap permainan ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.

“Ya itu menarik dan itu ada tekniknya, dan saya kira ini juga tentu dengan satu pengamanan teknik memainkan bila api itu bisa kita gunakan sebagai sarana olahraga yang unik dan khas dan itu hanya ada di Indonesia saya kira,” ungkapnya.

Pendiri Museum Prabu Siliwangi sekaligus Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath, Fajar Laksana mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon.

“Di mana pondok pesantren dzikir al Fath ini adalah salah satu pondok pesantren yang tahun 2024 menjadi pesantren juara pertama di bidang potensi seni dan budaya di tingkat Jawa Barat dan pesantren kami juga pondok pesantren terbaik di bidang objek wisata ramah muslim sehingga pak Menteri pun berkenan hadir,” ucapnya.

Dia mengatakan, selaras dengan pesan yang disampaikan Menbud, pihaknya akan turut mendorong kemajuan kebudayaan salah satunya dengan mengembangkan museum

“Salah satu indikator kemajuan kebudayaan itu adalah banyaknya museum dan museumnya tentu yang sudah terstandarisasi. Jadi, budaya ini sebetulnya hal paling pokok karena dari budaya lahir pendidikan lahir tentang kehidupan berpolitik, bernegara, berbangsa dan seterusnya itu adalah hasil produknya,” pungkasnya.

 

Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Berita Terbaru